Baca Juga: Kemarau panjang, Polsek Cibogo gerak cepat salurkan air bersih untuk warga
Situasi tersebut membuat proses pemeriksaan menjadi sorotan tersendiri. Ombudsman kemudian melanjutkan penelusuran hingga menemukan area lain di bagian belakang kawasan lapas.
Temuan kamar napi dengan fasilitas bak hunian pribadi
Di balik area tersebut, Ombudsman menemukan sejumlah bangunan yang disebut memiliki bentuk menyerupai hunian atau tempat penginapan.
Anggota Ombudsman RI, Syafrida, membeberkan bahwa zona tempat tinggal khusus tersebut telah berdiri selama kurun waktu lebih dari setahun.
Menurutnya, fasilitas itu diduga sengaja diperuntukkan bagi warga binaan yang memiliki kemampuan finansial lebih.
Baca Juga: Bantu Anggara untuk sembuh dari leukemia AML, perjuangan sehat yang butuh biaya ratusan juta
Sejumlah ruangan di dalam kawasan tersebut tampak dilengkapi berbagai barang elektronik dan perabot rumah tangga.
Fasilitas yang ditemukan antara lain televisi, lemari es, set dapur lengkap hingga ruang tamu yang terpisah.
Temuan tersebut semakin menjadi perhatian karena keberadaan fasilitas itu berbeda dengan kondisi hunian warga binaan pada umumnya.
"Iya, bayar. Nah, itu yang tadi tidak terkonfirmasi karena keburu datang petugas," ujar Syafrida.
Pernyataan tersebut menguatkan dugaan bahwa fasilitas khusus di dalam Lapas Cibinong berkaitan dengan pembayaran.
Baca Juga: Kapolres Subang turun saat subuh, Suling Amis jadi ruang bangun kedekatan dengan warga
Namun, dari bahan yang disampaikan Ombudsman, identitas pihak yang diduga menggunakan fasilitas tersebut belum terungkap secara pasti.
Ada dua jalur keluar-masuk di bagian belakang Lapas