“Kami sudah koordinasi dengan Dinsos dan salah satu fasilitas yang disiapkan adalah aula Balai Rehabilitasi Sosial yang mampu menampung sekitar 150 orang,” ujar Yuddy dalam keterangannya kepada awak media, dikutip Rabu, 23 September 2026.
Lokasi tersebut menjadi alternatif apabila asap dan kebakaran di sekitar RSJ Sambang Lihum belum dapat dikondisikan dengan baik.
Karhutla merambah area rumah sakit
Yuddy menjelaskan kebakaran di sekitar RSJ Sambang Lihum telah berlangsung sejak pekan sebelumnya.
Kondisi kemudian semakin parah hingga api mulai mendekati bangunan rumah sakit.
“Sejak pekan lalu kebakaran merambah areal rumah sakit dan semakin parah, sehingga pasien harus kita evakuasi ke ruang-ruang yang masih aman,” imbuhnya.
RSJ Sambang Lihum berdiri di atas lahan seluas 20 hektare. Dari luasan tersebut, sekitar 6 hektare digunakan untuk bangunan dan fasilitas rumah sakit, sedangkan 14 hektare lainnya masih berupa kawasan berhutan.
“Sekitar 6 hektare digunakan untuk bangunan dan fasilitas rumah sakit, sedangkan 14 hektare lainnya masih berupa kawasan berhutan,” terang Yuddy.
Menurutnya, hampir seluruh kawasan berhutan tersebut terdampak kebakaran. Namun, titik api tersebar di sejumlah lokasi.
“Dari 14 hektare itu hampir semua terdampak, cuma titik apinya saja yang tersebar. Untuk area yang agak besar kemarin mungkin sekitar dua hektare,” tuturnya.
Posko penanganan didirikan
Upaya penanganan kebakaran di sekitar RSJ Sambang Lihum dilakukan dengan pemadaman serta pembersihan lahan di area rumah sakit.