Setelah melihat langsung berbagai karya tersebut, Kang Akur berharap inovasi di Kabupaten Subang dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Harapan itu terlihat dari cakupan inovasi yang dipamerkan dalam SIF 2026. Karya yang muncul tidak hanya berasal dari perangkat daerah, tetapi juga dari puskesmas, sekolah, perguruan tinggi, pelajar, dan mahasiswa.
Baca Juga: Bagaimana cara sanggah desil bansos 2026 via WhatsApp? Jangan sampai keliru, ini ketentuannya
Pada kategori mahasiswa, BIOGRANAS dari Politeknik Negeri Subang meraih juara pertama. Layar atau Layanan Administrasi Rakyat dari Universitas Mandiri menjadi juara kedua, sedangkan BRIKLOVE dari Politeknik Negeri Subang meraih juara ketiga.
Untuk kategori pelajar SMA, Pesona Bioplastik dari MAN 1 Subang menjadi juara pertama, disusul MRC atau Management Resource Center dari SMK Negeri 1 Subang dan PATHNAYAKA STICK dari SMA Negeri 1 Ciasem.
Adapun kategori pelajar SMP dimenangkan ECO-NANAS dari SMPIT As-Syifa Boarding School Jalancagak. KUPAS I-DOL dari MTs Negeri 1 Subang menjadi juara kedua dan ELOC dari SMP Negeri 3 Blanakan meraih juara ketiga.
SMP Negeri 3 Blanakan kemudian ditetapkan sebagai Juara Umum SIF 2026. Sementara Juara Favorit 1 diraih SMP Negeri 1 Subang dan Juara Favorit 2 diraih MTs Negeri 1 Subang.
Seluruh penghargaan diserahkan langsung oleh Kang Akur didampingi Asisten Daerah dan Kepala Bapperida Kabupaten Subang.
Melalui SIF 2026, berbagai karya tersebut mendapat ruang untuk diperkenalkan sekaligus menunjukkan bahwa inovasi di Kabupaten Subang hadir dari beragam kalangan dan mengangkat persoalan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.***