SIF 2026 juga menghadirkan sejumlah inovasi di bidang kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan pencegahan stunting dan kesehatan calon pengantin.
Baca Juga: Karhutla melanda Kalimantan, siswa Kaltim hingga Kalbar masih menanti sekolahnya kembali dibuka
Pada kategori puskesmas, GERAI CINTA ONLINE dari UPTD Puskesmas Ciasem menjadi juara pertama. Inovasi tersebut merupakan gerakan deteksi dini dan edukasi pada calon pengantin untuk mencegah stunting.
Juara kedua diraih UPTD Puskesmas Cisalak melalui PAPANTING atau Penanaman Pekarangan Cegah dan Atasi Stunting.
Sementara itu, RUKU SEHAT CATIN dari UPTD Puskesmas Pamanukan meraih juara ketiga melalui inovasi ruang khusus skrining kesehatan calon pengantin.
Rangkaian inovasi tersebut menunjukkan adanya gagasan dari fasilitas pelayanan kesehatan untuk menjawab persoalan yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat.
Baca Juga: Duka banjir bandang di Solok: 2 Korban dilaporkan hilang, rumah hingga fasum porak-poranda
Pelayanan publik hingga pendidikan ikut berinovasi
Inovasi dalam SIF 2026 juga hadir dari perangkat daerah. SIGAP-PMK dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Kabupaten Subang menjadi juara pertama kategori perangkat daerah melalui sinergi gerakan antisipasi dan pengendalian penyakit mulut dan kuku.
SIPEDULI CERDAS dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Subang meraih juara kedua. Inovasi tersebut merupakan sistem pendaftaran administrasi kependudukan daring yang memungkinkan pencetakan melalui register desa.
SMARTDIGI dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Subang kemudian meraih juara ketiga.
Baca Juga: 14 Orang kena OTT KPK, mengapa hanya Bupati Bolmut yang jadi tersangka di kasus pemerasan?
Sementara dari lingkungan pendidikan, inovasi juga muncul dalam berbagai bentuk. AKSARA atau Akselerasi Kehadiran ASN melalui Serverless Architecture untuk Reformasi Akuntabilitas dari SMP Negeri 3 Blanakan menjadi juara pertama kategori unit kerja.
Sistem Informasi Murid Dawuan atau SIMUDA dari SMK Negeri 1 Dawuan meraih juara kedua, sedangkan SAHABATKU dari SMP Negeri 1 Ciasem menjadi juara ketiga.
Kang Akur berharap inovasi beri manfaat nyata
Artikel Terkait
DPRD Subang gelar Rapat Paripurna, bahas tiga Raperda strategis termasuk pembentukan BAPPERIDA
BP4D dorong perbaikan layanan dasar, Subang target naik peringkat SPM Jawa Barat
BP4D Subang dorong OPD hadirkan inovasi nyata lewat Subang Innovation Festival 2025
BP4D Subang gaspol tulis ulang sejarah, targetkan perda dan identitas daerah lebih kuat
Santri kelola sampah jadi potensi ekonomi, Kang Akur dorong pesantren di Subang jadi contoh
179 PNS Subang purna tugas, Kang Rey tegaskan jabatan berakhir, pengabdian tak boleh berhenti
112 Inovasi masuk SIF 2026, Bapperida Subang siapkan fasilitasi HAKI untuk para pemenang