Di luar pemerintahan, Arif juga tercatat pernah aktif menjadi Bendahara Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kebumen.
Kini, nama Gus Arif kembali menjadi perhatian setelah KPK menetapkannya sebagai tersangka dalam perkara yang berkaitan dengan pengurusan HGB Summarecon Bogor dan penerimaan lainnya. ***