news

Jejak bencana karhutla di kawasan Gunung Geulis Sukabumi: 4 Hektare lahan sampai gosong dilalap api

Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:40 WIB
Menyoroti fakta di balik insiden karhutla yang dilaporkan melanda kawasan Gunung Geulis, Sukabumi, Jawa Barat (Instagram.com/@folksmi)

GENMILENIAL.ID — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Geulis, tepatnya di Kampung Ciroyom, Desa Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kobaran api menghanguskan sedikitnya 4 hektare ladang warga dan hutan bambu.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 25 Agustus 2026, sekitar pukul 18.30 WIB. Api dilaporkan sempat merambat dengan cepat hingga dikhawatirkan mendekati permukiman warga.

Peristiwa ini turut menjadi perhatian setelah rekaman kebakaran di kawasan Gunung Geulis beredar di media sosial.

Baca Juga: 5 Fakta di balik kasus penipuan Rp3,5 miliar yang bayangi artis kawakan Ruben Onsu, bermula dari pinjaman?

Dalam unggahan Instagram @folksmi pada Rabu, 26 Agustus 2026, terlihat kobaran api disertai asap pekat yang membakar kawasan hutan di sekitar Kampung Ciroyom.

"Api mulai terlihat sekitar pukul 6 sore dan dengan cepat membakar ladang warga serta hutan bambu," tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

Kondisi vegetasi di lahan yang kering dan angin kencang disebut membuat kobaran api lebih mudah merambat. Bahkan, api dilaporkan sempat mendekati permukiman warga.

Lantas, bagaimana kronologi karhutla yang melanda kawasan Gunung Geulis Sukabumi tersebut berdasarkan keterangan petugas?

Baca Juga: Ngeri! Viral anak 9 tahun diserang anjing pitbull di Bandung, korban alami luka parah hingga harus operasi

Api menghanguskan 4 hektare lahan

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Pabuaran, Yogi, menuturkan kebakaran mulai diketahui pada Selasa, 25 Agustus 2026, sekitar pukul 18.30 WIB.

Saat itu, kobaran api masih menyala di kawasan ladang warga dan hutan bambu. Api dikhawatirkan terus merembet ke area yang berdekatan dengan rumah penduduk.

"Berdasarkan informasi warga sekitar, terjadi kebakaran ladang warga dan hutan bambu yang menyebabkan area terbakar meluas sekitar 4 hektare," ujar Yogi dalam keterangannya pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Halaman:

Tags

Terkini