Kronologi pendaki tewas terjatuh di jurang Gunung Sumbing, awalnya terpisah saat turun dari puncak

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:04 WIB
Seorang pendaki yang masih pelajar tewas usai terjatuh ke jurang area Puncak Sejati Gunung Sumbing (Instagram/kantorsar_semarang)
Seorang pendaki yang masih pelajar tewas usai terjatuh ke jurang area Puncak Sejati Gunung Sumbing (Instagram/kantorsar_semarang)

GENMILENIAL.ID — Seorang pendaki Gunung Sumbing asal Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah, Dude Kurniawan Pasha (16), tewas setelah terjatuh di kawasan Puncak Sejati.

Korban sebelumnya mendaki bersama dua orang temannya melalui jalur Banaran, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Pendakian tersebut dilakukan pada Jumat, 21 Agustus 2026 malam dengan rencana tektok atau mendaki tanpa menginap.

Korban bersama dua rekannya tiba di Basecamp Gunung Sumbing via Banaran sekitar pukul 21.30 WIB sebelum memulai pendakian.

Baca Juga: Penyidikan cukup bukti, polisi tetapkan 2 tersangka kasus pengeroyokan siswa SMA di Bener Meriah

Kepala BPBD Temanggung, Totok Nursetyanto, mengungkapkan ketiganya sempat beristirahat di basecamp sebelum melanjutkan perjalanan menuju Puncak Sejati.

Berangkat tektok bersama dua rekannya

Korban bersama dua temannya tiba di Basecamp Gunung Sumbing via Banaran pada Jumat malam. Setelah beristirahat, mereka memulai pendakian sekitar pukul 23.30 WIB.

Pendakian dilakukan dengan konsep tektok, yakni perjalanan naik dan turun gunung tanpa menginap. Menurut Totok, ketiganya berangkat dari basecamp dalam kondisi fisik sehat untuk menuju Puncak Sejati.

Baca Juga: Viral aksi pengemudi outlander arogan di Surabaya: Tabrak warga hingga tewas, malah nunjuk sambil marah-marah

“Rombongan berangkat dari basecamp dalam kondisi fisik sehat untuk melakukan pendakian menuju Puncak Sejati,” ujar Totok kepada awak media pada Minggu, 23 Agustus 2026.

Dalam perjalanan menuju puncak, korban mendaki bersama salah seorang temannya. Sementara satu teman lainnya memutuskan berhenti di kawasan sabana.

Korban dan satu rekannya kemudian melanjutkan perjalanan menuju Puncak Sejati.

Korban terpisah saat perjalanan turun

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X