news

Kasus penipuan berkedok rekrutmen CPNS senilai Rp20 miliar: Diduga libatkan oknum militer aktif di Jatim

Minggu, 9 Agustus 2026 | 20:36 WIB
Ilustrasi - kasus penipuan modus penerimaan CPNS di Jawa Timur hingga menimbulkan dugaan kerugian hingga Rp20 miliar (Instagram.com/@bpsdmjatim)

Baca Juga: Viral komplotan begal di Cibitung Bekasi diringkus usai diduga gasak Rp30 juta milik korban

Korban ikuti tes palsu berkop resmi

Lebih jauh, korban mengaku sempat mengikuti serangkaian tes yang dibuat seolah-olah resmi. Mulai dari tes akademik, fisik, psikologi, hingga kesehatan.

Terlapor bahkan mengirimkan surat keputusan (SK) dan jadwal tes yang menggunakan kop surat instansi resmi, sehingga semakin meyakinkan para korban.

Namun setelah dilakukan pengecekan, seluruh dokumen tersebut dipastikan palsu.

“Para korban juga sudah mengecek ke instansi terkait, ternyata SK dan jadwal itu tidak benar. Semuanya palsu,” ungkap Ketut.

Baca Juga: Komisi III DPR RI bakal panggil Polda Sumut terkait kasus kematian Winda Lorenza Gowasa: Usut tuntas secara transparan

Temuan ini memperkuat dugaan bahwa praktik penipuan dilakukan secara terstruktur untuk meyakinkan korban.

Kerugian capai puluhan miliar rupiah

Dalam laporan awal, terdapat lima korban dengan total kerugian mencapai Rp3,5 miliar. Namun, jumlah tersebut diyakini hanya sebagian kecil dari total kerugian yang ada.

Ketut menyebut, jika dihitung secara keseluruhan, kerugian korban bisa menembus lebih dari Rp20 miliar dengan jumlah korban diduga lebih dari 20 orang.

“Sudah mencapai Rp20 miliar lebih, karena korbannya jelas lebih dari 10 orang,” katanya.

Baca Juga: 33 Knalpot brong disikat polisi saat malam minggu, Kapolres Subang turun langsung pimpin razia

Para korban yang berasal dari berbagai daerah ini kini berharap uang mereka dapat kembali serta pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku.

Dugaan intimidasi oleh oknum

Halaman:

Tags

Terkini