news

Dari panti asuhan di Subang, isu keadilan hak anak kembali disuarakan

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 23:11 WIB
Bunda Forum Anak Daerah Kabupaten Subang, Ega Anjani Reynaldy, menuliskan pesan harapan dalam kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Yayasan Daarul Hijrah, Subang 8 Agustus 2026 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID — Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Kabupaten Subang menjadi lebih dari sekadar agenda seremonial.

Dari sebuah panti asuhan, isu keadilan dalam pemenuhan hak anak kembali disuarakan, mengingat masih adanya ketimpangan yang dirasakan anak-anak di berbagai latar belakang.

Kegiatan yang digelar di Yayasan Daarul Hijrah, Sabtu 8 Agustus 2026, dihadiri langsung oleh Bunda Forum Anak Daerah Kabupaten Subang, Ega Anjani Reynaldy.

Baca Juga: Kronologi balita tewas tertabrak mobil oknum polisi di Bone: Berniat nonton pawai, namun berujung duka

Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk tumbuh, berkembang, serta mendapatkan perlindungan tanpa diskriminasi.

Mengusung semangat 'Kita Sama, Kita Keluarga', peringatan HAN tahun ini menjadi pengingat bahwa anak-anak, termasuk yang berada di lingkungan panti asuhan, membutuhkan perhatian dan dukungan yang setara.

Realita anak panti yang masih butuh dukungan

Sebanyak 25 anak di Yayasan Daarul Hijrah menjadi gambaran bagaimana anak-anak di luar pengasuhan keluarga inti tetap berjuang memenuhi kebutuhan dasar dan pengembangan diri.

Mereka menjalani berbagai kegiatan pembinaan, mulai dari belajar, ibadah seperti tahajud, hingga pelatihan berdagang untuk membangun kemandirian di masa depan.

Baca Juga: Viral tangis siswa pramuka di Ende NTT diduga gagal berangkat ke Jambore Nasional karena terkendala biaya

Namun, di balik aktivitas tersebut, kebutuhan akan dukungan fasilitas, pendidikan, dan perlindungan masih menjadi tantangan yang harus dijawab bersama.

Kolaborasi jadi jalan keluar

Forum Anak Daerah Kabupaten Subang bersama berbagai pihak menunjukkan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam menjawab persoalan tersebut.

Dalam kegiatan ini, berhasil dihimpun donasi sebesar Rp5 juta untuk Yayasan Daarul Hijrah. Selain itu, sebanyak 25 paket alat tulis juga disalurkan untuk mendukung hak pendidikan anak-anak di panti.

Halaman:

Tags

Terkini