news

Kemah Bela Negara di Garut resmi dibuka Bupati, libatkan 100 pemuda

Kamis, 9 Juli 2026 | 00:26 WIB
Pembukaan Kemah Bela Negara di Garut dihadiri Bupati Abdusy Syakur Amin, Ketua Pembina Forum Bumdes Merah Putih Jawa Barat Urip Soeprianto, bersama Forkopimda dan BNPT, meneguhkan semangat kebangsaan peserta, Rabu, 8 Juli 2026

“Di BNPT itu ada program pencegahan radikalisme dan pemuda-pemuda ini adanya di desa. Kita punya jaringan BUMDes di tiap desa yang nanti bisa menjadi kader untuk mencintai NKRI,” katanya.

Baca Juga: Kronologi tewasnya gadis 22 tahun di Lumajang: Diduga dibunuh pacar usai cekcok, pelaku sempat buat alibi palsu

Dorong pemuda jadi penggerak ekonomi desa

Tak hanya soal ideologi, kegiatan ini juga diarahkan untuk mendorong kemandirian ekonomi pemuda melalui BUMDes.

“Kita harapkan dari program Jaga Tunas Indonesia ini di desa nanti mereka sebagai perintis untuk mempelopori kegiatan usaha, karena hari ini yang jadi persoalan adalah persoalan ekonomi,” kata Mustofa.

Menurutnya, BNPT memberikan penguatan wawasan kebangsaan, sementara Forum Bumdes Merah Putih Jawa Barat memfasilitasi peserta agar produktif melalui kegiatan usaha di desa.

Bupati: Lahirkan agen perubahan dan harmoni

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menekankan pentingnya menanamkan nilai kebangsaan sejak dini kepada generasi muda.

Baca Juga: Buntut dugaan lonjakan harta, AHY dan Ibas dilaporkan ke KPK: Angkanya disebut melambung hingga 700 persen

“Mengajak warga Garut, khususnya generasi muda untuk lebih memaknai lagi wawasan kebangsaan, termasuk upaya kita untuk mencegah intoleran dan radikalisme,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa nilai kebangsaan harus diwariskan agar tetap terjaga.

“Nilai-nilai ini harus kita wariskan kepada anak-anak atau generasi muda berikutnya supaya tetap terpelihara dan bangsa kita menjadi bangsa yang maju, kuat, dan tangguh,” katanya.

Bupati juga berharap peserta kegiatan ini mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.

Baca Juga: Apa isi surat dinas Menteri PU ke New York? Diduga berkedok ikut forum PBB, sekalian nonton final Piala Dunia 2026

“Kami berharap akan ada agent of change dan agent-agent harmoni dari anak-anak kita yang seratus orang ini,” tambahnya.

Halaman:

Tags

Terkini