news

Bukan pejabat, polisi ungkap pekerjaan asli pelaku penganiayaan caddy golf di Tangerang

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:17 WIB
Kasus penganiayaan caddy golf yang sempat viral di media sosial (Insta/hotmanparisofficial)

GENMILENIAL.ID – Sosok pria yang terekam dalam video viral penganiayaan terhadap seorang caddy golf di Tangerang akhirnya terungkap.

Fakta mengejutkan pun muncul setelah polisi memastikan identitas dan latar belakang pelaku.

Pelaku berinisial FP (38 tahun) telah diamankan oleh Tim Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota pada Jumat, 26 Juni 2026. Ia kini resmi ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani penahanan.

Sebelumnya, beredar luas di media sosial bahwa pelaku merupakan seorang pejabat publik. Isu tersebut sempat memicu kemarahan publik dan membuat kasus ini menjadi perhatian luas.

Baca Juga: Subang Fest Vol.12 dongkrak ekonomi kreatif dan pariwisata Ciater

Polisi tegaskan pelaku bukan pejabat

Menanggapi kabar yang beredar, pihak kepolisian langsung memberikan klarifikasi terkait identitas FP. Polisi memastikan bahwa informasi yang menyebut pelaku sebagai pejabat tidak benar.

Kanit Jatanras Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKP Suwito, menjelaskan bahwa isu tersebut muncul di awal penyelidikan dan sempat membuat kasus ini mendapat atensi khusus.

“Sempat ada informasi awal kalau pelaku adalah pejabat publik atau anggota dewan, makanya kasus ini langsung menjadi atensi pimpinan. Namun setelah ditemukan, ternyata dia wiraswasta,” ujar AKP Suwito kepada awak media, Sabtu, 27 Juni 2026.

Baca Juga: Dokter konsulen pastikan dokter Icha bekerja dengan tepat, ungkap alasan pasien keluarga anggota DPRD TTU tak perlu antibisa

Klarifikasi ini sekaligus meluruskan spekulasi yang berkembang di masyarakat terkait status sosial pelaku.

Pelaku berprofesi jual-beli mobil bekas

Dari hasil penyelidikan lebih lanjut, diketahui bahwa FP merupakan seorang wiraswasta yang bergerak di bidang jual-beli mobil bekas.

Ia disebut kerap membeli kendaraan bekas di wilayah Jakarta dan sekitarnya, kemudian menjualnya kembali ke wilayah Sumatera.

Halaman:

Tags

Terkini