Dugaan tersebut terkuak dalam ajang International Symposium on Pneumococci and Pneumococcal Diseases (ISPPD) 2026 di Kopenhagen, Denmark pada 17–21 Mei 2026.
Baca Juga: ESAI: Sertifikasi bagi tenaga kependidikan dan guru Al-Qur’an
Rifaldy Fajar sebelumnya juga telah memberikan klarifikasi dan mengakui bahwa konferensi tersebut hanya dihadiri oleh Prihantini.
Ia turut mengakui adanya pencatutan nama sejumlah universitas tanpa izin serta menegaskan tidak ada keterkaitan resmi dengan partisipasi dalam konferensi tersebut.***