Rumah tersebut bahkan sudah dua kali diajukan untuk program perbaikan rumah tidak layak huni, namun belum terealisasi hingga kini.
Bantuan mulai berdatangan
Di tengah keterbatasan tersebut, bantuan dari sejumlah pihak mulai berdatangan.
Seorang dokter yang juga mantan Kadinkes Subang, dr. Maxi memberikan bantuan sembako serta dana untuk membantu biaya kontrol ke rumah sakit.
Selain itu, anggota DPR RI Fraksi Golkar, Elita Budiarti, turut memberikan bantuan dana sebesar Rp10 juta untuk pengobatan Goffi.
Baca Juga: Tumpahan CPO di Jalintim Banyuasin bikin jalan licin dan lalin tersendat
Meski demikian, keluarga berharap adanya bantuan lanjutan agar pengobatan anaknya dapat terus berjalan tanpa hambatan.
“Saya ingin Goffi sembuh dan bisa hidup normal seperti anak-anak lainnya,” harap Tia.
Kisah Goffi menjadi gambaran bahwa akses layanan kesehatan tidak hanya soal biaya pengobatan, tetapi juga biaya penunjang seperti transportasi yang kerap menjadi kendala bagi keluarga kurang mampu.***