Beruntung, seorang buruh proyek dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berada di sekitar lokasi segera membantu proses evakuasi.
Baca Juga: Viral curhat ibu soal daycare Little Aresha, ungkap luka memar anak dan pengakuan usai visum
Dengan menggunakan tangga, buruh tersebut naik ke atap rumah dan berhasil mengevakuasi balita itu dengan selamat.
"Saya panik. Anak saya diturunkan pakai tangga, diambil sama tukang di sana," ujar Eliza.
Ia juga mengungkapkan bahwa anaknya sempat berada di atas genteng selama kurang lebih satu jam, sehingga situasi saat itu cukup menegangkan.
"Sekitar 1 jam (di atas genteng)," ungkapnya.
Baca Juga: JPU tuntut 10 tahun penjara mantan dirut Bank BJB, terungkap kredit Sritex diduga langgar prosedur
Polisi beri imbauan usai insiden viral
Bhabinkamtibmas Kelurahan Gonjak, Aipda Ahmad Samsul Haki, membenarkan bahwa balita tersebut merupakan warganya.
Ia mengaku awalnya mengetahui kejadian tersebut dari media sosial sebelum melakukan pengecekan langsung ke lokasi.
"Awalnya saya mengetahui itu melalui media sosial. Tapi setelah kami mendapat informasi dari kolom komentar adalah warga Gonjak," jelasnya.
Setelah dikonfirmasi ke pihak lingkungan setempat, polisi kemudian mendatangi rumah korban untuk memberikan edukasi kepada orang tua.
Baca Juga: Viral Daycare Little Aresha di Yogyakarta digerebek, dugaan anak diikat picu kemarahan publik
Petugas juga mengimbau agar para orang tua yang memiliki anak balita meningkatkan pengawasan guna mencegah kejadian serupa terulang.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap anak, terutama di lingkungan rumah yang memiliki potensi bahaya.***