Baca Juga: 33 HP dimusnahkan, Kalapas Gatot tegas: Lapas Subang harus bersih dari HP, pungli, dan narkoba
SPPG sampaikan permintaan maaf
Pihak SPPG bersama tim distribusi mendatangi langsung orang tua siswa untuk menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut.
Dalam proses mediasi, kedua belah pihak tampak saling berpelukan sebagai tanda penyelesaian masalah secara kekeluargaan.
"Mereka menyampaikan bahwa hal tersebut di luar kendali dan bisa terjadi dalam proses memasak, namun tetap menjadi bahan evaluasi ke depannya," lanjut keterangan dalam unggahan tersebut.
Di sisi lain, orang tua siswa juga mengakui sempat terbawa emosi karena anaknya tidak jadi mengonsumsi makanan tersebut.
Baca Juga: Tunjangan reses DPRD Subang bukan Rp13 juta, ini penjelasan lengkap soal pajak dan nilai bersih
"Ia pun menyadari mungkin ada penyampaian yang kurang tepat hingga menyinggung pihak lain," tambahnya.
Kedua pihak berharap ke depan dapat lebih bijak, baik dalam menyampaikan kritik maupun dalam merespons masukan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di wilayah Pringsewu.***