“Kalau nggak berani dikritik, jangan kasih makanan basi apalagi yang buat sampai keracunan ke anak-anak,” tulis akun @aru*******k.
“Poin 8 ini sangat sepihak dan nggak berpihak ke keselamatan anak-anak, kalau pelaksanaannya bener harusnya nggak perlu takut didokumentasikan,” tulis akun @biy******l.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak SPPG terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai dokumen yang viral di media sosial tersebut.
Publik pun masih menunggu klarifikasi terkait isi klausul serta mekanisme pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di lapangan.***