“Bung Karno itu mendukung Palestina. Karena kemerdekaan Indonesia di awal-awalnya didukung oleh Mesir, Liga Arab, Palestina dan sebagainya,” ungkapnya.
Baca Juga: Bupati Subang tegaskan visi Subang Leucir 2027 saat safari Ramadan di Binong
Evaluasi keterlibatan di BoP
Terkait Board of Peace, Mahfud menilai pemerintah perlu mempertimbangkan secara matang kelanjutan keterlibatan Indonesia.
Menurutnya, banyak kalangan melihat keberadaan BoP belum tentu sejalan dengan prinsip bebas-aktif jika dinilai dari dinamika konflik yang terjadi.
“Menurut saya memang perlu dipertimbangkan kelanjutan keterlibatan Indonesia di dalam BoP,” sebutnya.
Ia menambahkan bahwa keputusan politik luar negeri harus didasarkan pada rasionalitas dan komitmen terhadap kebebasan semua bangsa.
Baca Juga: Kapolres Subang tegaskan media mitra strategis jaga kondusivitas daerah
“Saya kira secara rasional harus kembali ke dasar-dasar perjuangan kita untuk mendukung kebebasan semua bangsa. Indonesia harus berada di posisi yang ingin menyelamatkan perdamaian,” tandasnya.
Pernyataan tersebut menjadi pengingat agar Indonesia tetap konsisten pada garis diplomasi yang independen di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.***