TV Iran diduga diretas, pidato Trump dan Netanyahu tiba-tiba muncul serukan warga bangkit

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 2 Maret 2026 | 16:14 WIB
Menyoroti insiden peretasan yang dilaporkan terjadi pada penyiaran televisi di Iran setelah wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei (X.com/@EricDaugh)
Menyoroti insiden peretasan yang dilaporkan terjadi pada penyiaran televisi di Iran setelah wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei (X.com/@EricDaugh)

GENMILENIAL.ID – Stasiun televisi milik pemerintah Iran, Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB), dilaporkan mengalami dugaan peretasan yang mengguncang ruang publik.

Siaran reguler mendadak tergantikan oleh cuplikan pidato Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Informasi tersebut ramai dibagikan di media sosial X pada Minggu, 1 Maret 2026.

Akun @EricLDaugh mengunggah potongan video yang memperlihatkan tayangan IRIB berubah dari siaran biasa menjadi rekaman pidato Trump yang ditujukan kepada rakyat Iran.

Baca Juga: Dikenang sebagai pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei pernah buat peringatan keras sebelum gugur atas serangan AS-Israel

TV Iran dilaporkan telah diretas untuk menayangkan Presiden Trump yang menyerukan rakyat Iran untuk bangkit dan ‘merebut kembali’ negara mereka,” tulis akun tersebut.

Unggahan serupa juga dibagikan akun @nicksortor yang menyebut dalam siaran itu turut ditayangkan pidato Benjamin Netanyahu yang menyerukan warga Iran untuk melawan rezim yang berkuasa di Teheran.

Siaran olahraga mendadak berganti pidato politik

Media Iran International melaporkan bahwa saluran satelit milik IRIB diklaim diretas saat IRIB TV 3 tengah menayangkan pertandingan sepak bola.

Tayangan olahraga itu tiba-tiba terputus dan berganti dengan rekaman pidato politik berdurasi sekitar 10 menit.

Baca Juga: Antara Epstein Files dan serangan ke Iran, ada benang merah politik?

Dalam video yang beredar, Trump dan Netanyahu tampak berbicara langsung kepada rakyat Iran.

Tayangan tersebut disertai subjudul dalam bahasa Persia serta pesan teks yang mendesak warga untuk 'merebut kendali atas nasib sendiri' dan bangkit melawan pemerintahan yang ada.

Beberapa klip bahkan memperlihatkan cuplikan visual yang dikaitkan dengan operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap target di Iran dalam beberapa hari terakhir.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X