news

Usai 8 warga tewas miras oplosan, Bupati Subang perintahkan sapu bersih penjual ilegal

Kamis, 12 Februari 2026 | 03:20 WIB
Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi didampingi Direktur RSUD Subang dr. Achmad Nasuhi memberikan keterangan pers kepada awak media usai menjenguk dua korban miras oplosan yang masih dirawat intensif di IGD RSUD Subang, Rabu malam 11 Februari 2026

GENMILENIAL.ID – Tragedi miras oplosan yang menewaskan delapan warga Subang mendapat respons tegas dari Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi atau Kang Rey.

Ia langsung mengunjungi RSUD Subang untuk menjenguk dua korban yang masih kritis dan memerintahkan penyisiran besar-besaran terhadap penjual miras ilegal.

Kang Rey mendatangi IGD RSUD Subang pada Rabu malam 11 Februari 2026 untuk melihat kondisi dua korban selamat, yakni D. (46 tahun) dan D.C.N. (37 tahun), yang hingga kini masih menjalani perawatan intensif.

Baca Juga: Tragedi miras oplosan di Subang: 8 tewas, polisi buru pemasok gembling beracun

Dalam kesempatan itu, Kang Rey menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus imbauan keras kepada masyarakat agar tidak lagi mengonsumsi miras oplosan.

“Tolong kita menyayangi diri kita sendiri, hindari hal-hal yang bisa membuat hilang kesadaran atau keracunan, salah satunya miras oplosan. Jangan sampai ada lagi masyarakat kehilangan nyawa, meninggalkan anak dan istri hanya karena mengonsumsi minuman yang tidak seharusnya,” tegasnya.

Instruksi sapu bersih tanpa kompromi

Tak hanya imbauan, Kang Rey juga mengaku telah menginstruksikan Satpoldam Subang untuk menyisir seluruh wilayah yang diduga menjadi titik penjualan miras oplosan.

Baca Juga: Bobon Santoso jual akun YouTube Rp20 miliar, akui merasa ‘terbebani’ biaya produksi

Menurutnya, praktik penjualan ilegal kerap dilakukan secara sembunyi-sembunyi.

“Kadang di depan tokonya tutup, di belakang masih jualan. Kadang sembunyi-sembunyi. Mulai besok saya instruksikan disisir semua wilayah yang menjual minuman oplosan, segera ditindak tanpa kompromi,” ujarnya.

Ia juga telah berkoordinasi langsung dengan Kapolres Subang untuk mempercepat penindakan dan memburu para penjual miras oplosan agar memberikan efek jera.

“Saya minta sesegera mungkin dicari orang-orang yang menjual minuman oplosan ini agar kasus ini tidak terulang,” katanya.

Baca Juga: Wadirut MIND ID: Indonesia harus ‘naik kelas’, kejar pertumbuhan ekonomi 8 persen

Halaman:

Tags

Terkini