Wadirut MIND ID: Indonesia harus ‘naik kelas’, kejar pertumbuhan ekonomi 8 persen

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Rabu, 11 Februari 2026 | 21:14 WIB
Wakil Direktur Utama MIND ID Dany Amrul Ichdan menyampaikan paparan dalam Studium Generale bertema “Ekonomi Inklusif untuk Indonesia Naik Kelas” di Aula Barat ITB Bandung, Rabu 11 Februari 2026 (Dok. Istimewa)
Wakil Direktur Utama MIND ID Dany Amrul Ichdan menyampaikan paparan dalam Studium Generale bertema “Ekonomi Inklusif untuk Indonesia Naik Kelas” di Aula Barat ITB Bandung, Rabu 11 Februari 2026 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID – Wakil Direktur Utama (Wadirut) Mining Industry Indonesia (MIND ID), Dany Amrul Ichdan, menegaskan Indonesia harus keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah dan mulai 'naik kelas' dengan mengejar pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen.

Hal tersebut disampaikan Dany dalam acara Studium Generale bertema 'Ekonomi Inklusif untuk Indonesia Naik Kelas' di Aula Barat ITB Bandung, Rabu 11 Februari 2026.

Kegiatan itu turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar dan Rektor ITB Tatacipta Dirgantara.

Menurut Dany, selama lebih dari satu dekade ekonomi Indonesia cenderung bertahan di kisaran 5 persen.

Baca Juga: Aset rampasan koruptor harus jadi manfaat publik, Subang tuan rumah serah terima hibah KPK

Kondisi itu terjadi karena struktur ekonomi nasional masih bertumpu pada ekspor komoditas mentah dengan nilai tambah terbatas.

“Selama lebih dari satu dekade, ekonomi Indonesia seolah nyaman di angka 5 persen. Padahal, dengan modal yang kita miliki, Indonesia seharusnya mampu melompat ke tingkat pertumbuhan yang lebih tinggi,” ujar Dany.

Ia menilai berbagai keunggulan komparatif yang dimiliki Indonesia harus dioptimalkan agar mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Gagasan tersebut juga ia tuangkan dalam bukunya berjudul Indonesia Naik Kelas yang diluncurkan pada akhir 2025.

Baca Juga: AFTECH, Easycash dan IARFC luncurkan MOJANG, modul literasi keuangan untuk Gen Z dan Milenial

Cadangan mineral jadi peluang besar

Dany menekankan Indonesia memiliki cadangan mineral strategis yang termasuk terbesar di dunia, seperti timah, nikel, emas, bauksit, hingga batubara, dengan usia cadangan mencapai puluhan tahun.

Namun demikian, potensi tersebut dinilai belum dimanfaatkan secara optimal.

Kontribusi penerimaan pajak dan royalti terhadap PDB masih berada di kisaran 9–10 persen, jauh di bawah negara maju yang bisa mencapai 30–40 persen.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X