Remaja tersebut dikenal memiliki kemampuan supranatural atau indigo dan mengaku turut membantu proses pencarian korban.
Dalam unggahan akun Instagram @infobandungbarat, Rival mengungkapkan dirinya telah berada di lokasi bencana selama sekitar satu minggu.
Baca Juga: Hujan deras picu banjir dan longsor susulan di Purbalingga, jalan warga berubah seperti sungai
“Sudah ada seminggu, awalnya ada panggilan batin, bukan dari perintah siapa-siapa,” ungkap Rival.
Pesan Rival untuk keluarga korban
Rival juga menyampaikan pesan kepada keluarga korban longsor yang hingga kini masih menunggu kepastian nasib anggota keluarganya.
Ia meminta keluarga korban untuk bersabar dan tetap menguatkan batin selama proses pencarian berlangsung.
“Mereka perlu sabar, biasanya dapat dilihat dari batinnya,” tuturnya.
Baca Juga: Kronologi siswa SMKN 1 Ciomas lompat ke Sungai Cisadane, sekolah bantah dugaan bullying
“Dan mereka juga tidak bisa tidur seharian, jagain terus (proses evakuasi),” imbuhnya.
Perjalanan dari Majenang ke Cisarua
Rival bercerita bahwa sebelumnya ia pernah tinggal di kawasan Buah Batu, Bandung, sebelum akhirnya menetap di Majenang, Cilacap.
“Saya dulu tinggal di Buah Batu, Bandung, sekarang di Majenang,” ujarnya.
Ia mengaku berangkat ke lokasi bencana dengan kondisi seadanya dan mendapatkan bantuan dari seseorang yang bersedia mengantarkannya.