Bencana longsor di Cisarua Bandung Barat, puluhan rumah tertimbun dan 8 warga meninggal dunia

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:25 WIB
Menyoroti bencana tanah longsor di Cisarua, Bandung Barat, pada Sabtu, 24 Januari 2026 (Instagram.com/@infojawabarat)
Menyoroti bencana tanah longsor di Cisarua, Bandung Barat, pada Sabtu, 24 Januari 2026 (Instagram.com/@infojawabarat)

GENMILENIAL.ID — Bencana tanah longsor terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Peristiwa ini mengakibatkan puluhan rumah warga tertimbun material tanah dan bebatuan dari lereng gunung, serta menimbulkan korban jiwa.

Berdasarkan data sementara, sedikitnya 20 rumah warga terdampak longsor yang terjadi akibat hujan deras disertai kondisi tanah yang labil.

Dari jumlah tersebut, hanya satu rumah yang dilaporkan masih berdiri, sementara lainnya tertutup material longsoran.

Baca Juga: Bupati Subang bagikan seragam sekolah gratis di Desa Cibalandong, fokus dukung pendidikan anak

Puluhan rumah tertimbun material longsor

Informasi yang dihimpun dari unggahan akun Instagram @infojawabarat memperlihatkan kondisi permukiman warga di Kampung Babakan RT 05 RW 11 yang nyaris tertutup tanah dan bebatuan.

“Diperkirakan lebih dari 20 rumah warga terdampak bencana longsor di Cisarua, Bandung Barat,” tulis akun tersebut, Sabtu 24 Januari 2026.

Material longsor yang berasal dari lereng gunung menutup hampir seluruh akses permukiman warga, sehingga menyulitkan proses evakuasi.

Baca Juga: Rentetan pohon tumbang terjang Jalancagak–Ciater, polisi evakuasi cepat demi keselamatan warga

8 Orang meninggal, 82 masih dalam pencarian

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, mengungkapkan bahwa dari total 113 warga terdampak, sebanyak 23 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

“Dari 113 warga yang tertimpa longsor, 23 orang berhasil diselamatkan dan sudah berada di lokasi pengungsian,” kata Herman saat meninjau lokasi kejadian.

Namun, hingga Sabtu sore, 8 orang dinyatakan meninggal dunia, sementara 82 orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X