news

Kronologi lengkap keracunan massal di SMAN 2 Kudus, 118 siswa alami mual hingga diare usai santap MBG

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:39 WIB
Menyoroti penuturan pihak sekolah SMAN 2 Kudus, Jawa Tengah ihwal insiden keracunan massal yang dialami para siswa usai santap MBG (Instagram.com/@undercover.id)

Sejumlah siswa dan guru mengeluhkan mual, diare, dan pusing. Kondisi memburuk keesokan paginya, Kamis 29 Januari 2026, saat aktivitas belajar mengajar berlangsung.

Baca Juga: Debu pekat selimuti Aceh Tamiang usai helikopter mendarat, lumpur kering picu ancaman kesehatan warga

“Sekitar pukul 07.30 WIB, anak-anak mulai banyak yang izin ke kamar mandi. Banyak yang mengeluh sakit perut, mules, dan pusing,” tulis pihak sekolah.

Situasi semakin panik ketika antrean siswa di kamar mandi semakin panjang dan sebagian mulai menunjukkan gejala lebih berat.

Tim medis dikerahkan, ambulans berdatangan

Menanggapi kondisi tersebut, pihak sekolah langsung menghubungi SPPG Purwosari. Tak lama berselang, tim SPPG datang ke lokasi untuk melakukan klarifikasi.

Sekitar pukul 08.00 WIB, pihak sekolah berinisiatif membawa siswa ke Puskesmas Purwosari. Namun karena jumlah korban cukup banyak, tim medis justru mendatangi sekolah pada pukul 09.00 WIB.

Baca Juga: Kapolresta Sleman disemprot DPR soal kasus suami lawan penjambret, dinilai tak paham isi KUHP

Para siswa kemudian dikumpulkan di mushala sekolah untuk mendapatkan penanganan awal dan observasi kesehatan.

“Anak-anak yang sakit diperiksa, diberi obat diare dan mual. Namun jumlah yang mengalami gejala terus bertambah,” tulis keterangan sekolah.

52 Ambulans dikerahkan, ratusan siswa terdampak

Kondisi semakin serius ketika sejumlah siswa mengalami muntah hebat, sesak napas, hingga pingsan.

Sekitar pukul 10.00 WIB, puluhan ambulans mulai berdatangan untuk mengevakuasi siswa ke sejumlah fasilitas kesehatan.

Baca Juga: Rayakan HUT PDIP dan Megawati, DPC PDIP Banyuwangi gelar sedekah alam di petilasan Mbah Kopek

Hingga Jumat, 30 Januari 2026 pukul 16.30 WIB, tercatat sebanyak 521 siswa dan 24 guru terdampak dalam insiden ini.

Halaman:

Tags

Terkini