news

Pandji Pragiwaksono dipolisikan buntut show Mens Rea, Aliansi Muda NU dan Muhammadiyah nilai materinya fitnah

Jumat, 9 Januari 2026 | 14:02 WIB
Menyoroti komika Pandji Pragiwaksono yang dilaporkan ke polisi buntut materi dalam show stand up comedy Mens Rea (Instagram.com/@undercover.id)

GENMILENIAL.ID — Kontroversi seputar pertunjukan stand up comedy Mens Rea milik komika Pandji Pragiwaksono memasuki babak baru.

Setelah menuai polemik luas di ruang publik, Pandji kini resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) bersama Aliansi Muda Muhammadiyah.

Laporan tersebut dilayangkan pada Kamis, 8 Januari 2026, bertepatan dengan aksi demonstrasi ribuan massa dari berbagai organisasi kemasyarakatan Islam di depan kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Jakarta.

Baca Juga: Demi tak terisolir, warga Aceh Tengah gotong royong pikul sling 125 meter sejauh 3 kilometer

Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Kepala Angkatan Muda NU sekaligus pelapor, Rizki Abdul Rahman Wahid, menyebut materi komedi Pandji dalam show Mens Rea dinilai telah melampaui batas kritik dan berpotensi menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

“Kami melaporkan ada kasus yang menurut kami beliau merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang media,” ujar Rizki kepada awak media di Mapolda Metro Jaya, Jakarta.

Ia menegaskan, laporan tersebut ditujukan kepada satu orang terlapor yang merupakan penampil utama dalam pertunjukan stand up comedy Mens Rea.

“Satu orang, seniman stand up comedian yang belakangan ini sangat ramai diperbincangkan, inisial P,” tegasnya.

Baca Juga: 'Kami bukan orang malas', curhat Kepala Desa Aceh Tengah ungkap akses terputus jadi derita pascabanjir

Materi stand up dinilai lampaui batas kritik

Rizki menilai, materi yang dibawakan Pandji berpotensi memecah belah, khususnya di kalangan generasi muda NU dan Muhammadiyah.

“Narasi fitnahnya adalah menganggap bahwa NU dan Muhammadiyah terlibat dalam politik praktis,” ungkapnya.

Menurut Rizki, dalam pertunjukan tersebut Pandji diduga menyampaikan seolah-olah NU dan Muhammadiyah aktif memberikan dukungan politik dalam kontestasi Pemilu.

Halaman:

Tags

Terkini