Dalam sejumlah video yang beredar, terlihat warga mengikat mobil menggunakan tali sling.
Seorang warga bahkan turun langsung ke sungai, melawan derasnya arus, untuk mengaitkan tali ke bagian kendaraan.
Sementara itu, warga lainnya membantu dari tepi sungai dengan menarik tali sling secara bergotong royong.
Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan, namun berhasil dilakukan tanpa adanya korban jiwa maupun luka-luka.
BMKG keluarkan peringatan cuaca level siaga
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Aceh, termasuk Kabupaten Gayo Lues.
Untuk tanggal 3 Januari 2026, BMKG mengategorikan wilayah Gayo Lues dalam status Siaga, dengan potensi hujan sangat lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang dan tanah longsor.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang bermukim di sekitar aliran sungai dan daerah rawan longsor.
BNPB catat dampak banjir bandang akhir 2025
Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir November 2025 telah menyebabkan korban jiwa dalam jumlah besar.
Total korban meninggal dunia mencapai 1.157 jiwa, dengan rincian 530 orang di Aceh, 365 orang di Sumatera Utara, dan 262 orang di Sumatera Barat.
Selain itu, sebanyak 165 orang masih dinyatakan hilang dan proses pencarian masih dilakukan oleh Tim SAR Gabungan.