Baca Juga: Kaleidoskop DPR 2025: Dari UU kontroversial hingga gelombang demo dan krisis kepercayaan publik
Tegaskan pelayanan publik tanpa diskriminasi
Dalam kesempatan itu, Kang Rey juga menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan publik yang adil dan merata. Ia menyatakan tidak boleh ada perlakuan istimewa dalam pelayanan pemerintahan.
“Saya tegaskan, tidak ada anak emas di Kabupaten Subang. Semua masyarakat harus merasakan perubahan yang sama,” katanya.
Ia juga mengumumkan bahwa layanan administrasi kependudukan kini telah optimal di seluruh kecamatan, sehingga masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor Disdukcapil.
“Mulai hari ini, urusan administrasi kependudukan bisa dilakukan di kecamatan masing-masing. Jika ada yang meminta imbalan, segera laporkan,” ujarnya.
Santunan dan doa untuk Subang yang lebih baik
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah, penampilan seni rampak bedug, serta penyerahan santunan kepada 10 anak yatim yang bersumber dari DPR RI Komisi I, PGRI Kabupaten Subang, dan Baznas Kabupaten Subang.
Doa bersama pun dipanjatkan agar Subang senantiasa diberi keberkahan, dijauhkan dari musibah, dan semakin maju di tahun 2026.***