Ribuan guru ngaji padati Alun-alun Subang, Kang Rey tegaskan persatuan dan pelayanan tanpa pungli jelang 2026

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Rabu, 31 Desember 2025 | 19:43 WIB
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi berikan santunan anak yatim pada kegiatan istighotsah dan doa bersama menyambut Tahun Baru 2026 di Alun-alun Subang, Rabu 31 Desember 2025 (Dok. Istimewa)
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi berikan santunan anak yatim pada kegiatan istighotsah dan doa bersama menyambut Tahun Baru 2026 di Alun-alun Subang, Rabu 31 Desember 2025 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID — Ribuan guru ngaji, guru diniyah, dan guru madrasah dari seluruh penjuru Kabupaten Subang memadati Alun-alun Subang dalam kegiatan istighotsah dan doa bersama menyambut Tahun Baru 2026, Rabu 31 Desember 2025.

Kegiatan religius tersebut menjadi ruang refleksi sekaligus penegasan arah pembangunan Subang yang menempatkan nilai moral dan persatuan sebagai fondasi utama.

Acara yang diikuti sekitar 8.000 pendidik keagamaan dari Forum Komunikasi Guru Ngaji (FKGN), Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), dan Forum Tenaga Honorer Madrasah Indonesia (FTHMI) itu dihadiri langsung oleh Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi bersama Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi serta jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Subang.

Baca Juga: Orang tua korban pengeroyokan apresiasi gerak cepat Polres Subang, harap pelaku dihukum seberat-beratnya

Peran guru keagamaan sebagai penjaga karakter sosial

Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey menegaskan bahwa para guru ngaji, guru diniyah, dan guru madrasah memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial dan membentuk karakter masyarakat Subang yang religius, berdaya saing, serta berorientasi pada kemajuan berkelanjutan.

“Dengan semangat Ngabret, ikhtiar yang kita lakukan hari ini menjadi pondasi moral bagi pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Subang,” ujar Kang Rey dalam sambutannya.

Menurutnya, pembangunan fisik tidak akan bermakna tanpa kekuatan moral dan kebersamaan. Karena itu, persatuan dan nilai-nilai religius harus terus dijaga, terutama memasuki tahun baru yang penuh tantangan.

Baca Juga: Kurang dari 24 jam, Polres Subang bongkar pengeroyokan maut di jalan raya, 5 orang jadi tersangka

Imbauan jaga kondusivitas dan keselamatan publik

Menjelang pergantian tahun, Kang Rey juga mengingatkan masyarakat agar merayakan Tahun Baru 2026 secara tertib dan bertanggung jawab.

Ia menekankan pentingnya menghindari aktivitas berlebihan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan keselamatan.

“Keselamatan dan kenyamanan bersama harus menjadi prioritas utama. Mari kita sambut tahun baru dengan cara yang sederhana, aman, dan penuh makna,” tegasnya.

Ia menyebut, pemerintah daerah terus memperkuat infrastruktur jalan, penerangan, serta fasilitas publik untuk memastikan mobilitas masyarakat berjalan aman hingga ke pelosok wilayah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X