news

Prabowo ultimatum pejabat: Stop permainkan anggaran, negara butuh setiap rupiah

Sabtu, 29 November 2025 | 13:59 WIB
Presiden Prabowo peringatkan para menteri hingga birokrat untuk mengawasi anak buah hingga pejabat untuk tidak memainkan anggaran (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

GENMILENIAL.ID — Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memperketat pengawasan anggaran dan memberantas praktik korupsi, terutama mark up yang masih terjadi di berbagai instansi.

Pesan itu disampaikan dalam Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Jakarta, Jumat, 28 November 2025.

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa pemerintah membutuhkan dukungan publik untuk mengawal pemberantasan korupsi secara menyeluruh.

“Masalahnya adalah, saya mohon dukungan saudara-saudara, kita harus memberantas korupsi dari Indonesia ini,” ujar Prabowo.

Baca Juga: Saba Desa bukan sekadar blusukan: Kang Rey turun langsung cek kualitas pembangunan di Kecamatan Cijambe

Soroti modus mark-up anggaran

Presiden secara terbuka menyinggung maraknya praktik mark up yang dilakukan oknum birokrat maupun pejabat.

Ia memberi peringatan keras agar seluruh penyelenggara negara menghentikan permainan anggaran.

Prabowo menegaskan dirinya mengetahui berbagai modus di lapangan.

“Anggaran dirong-rong, mark-up di mana-mana. Saya minta menteri awasi anak buahmu, awasi pejabatmu,” kata Prabowo

Baca Juga: Kang Rey tegaskan beda kritik dan fitnah saat resmikan ruas jalan Cimenteng

“Barang harganya Rp1 juta, dinaikin 150 kali. Jangan kira saya tidak tahu,” tegasnya.

Setiap rupiah harus kembali ke rakyat

Menurut Prabowo, korupsi dan manipulasi anggaran merampas hak publik, terutama sektor pendidikan yang membutuhkan peningkatan fasilitas dan kesejahteraan guru.

Halaman:

Tags

Terkini