Namun, Pertamina memastikan bahwa proses distribusi Pertalite dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan mutu produk telah diuji laboratorium sebelum disalurkan ke masyarakat.
“Prioritas utama kami adalah menjamin keamanan suplai dan mutu produk BBM yang diterima masyarakat sesuai regulasi yang berlaku,” ujar Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus.
Pertamina juga telah membuka posko aduan bagi pengguna kendaraan yang mengalami gangguan setelah mengisi Pertalite, sekaligus melakukan investigasi lanjutan untuk memastikan sumber permasalahan.
Kementerian ESDM imbau masyarakat tenang
Kementerian ESDM meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik menyikapi isu Pertalite bercampur air yang ramai di media sosial.
Bahlil memastikan pemerintah akan transparan dalam mengumumkan hasil pemeriksaan Lemigas dan menindak tegas jika ditemukan pelanggaran oleh pihak manapun.
“Kami pastikan semua sesuai prosedur. Kalau ada yang salah, pasti akan diperbaiki,” tegas Bahlil.***