Ancaman ke internal: Petugas yang nakal ikut digulung
Lebih tajam lagi, Purbaya menyinggung kemungkinan adanya kecurangan internal yang memfasilitasi peredaran rokok ilegal, mulai dari jalur impor hingga prosedur bea cukai.
Ia tak menutup kemungkinan aparat di instansi terkait akan diperiksa.
“Kalau ada kecurangan, mungkin kita akan dapat banyak orang di situ. Nanti yang terlibat akan kita sikat termasuk kalau ada dari Bea Cukai maupun orang departemen keuangan,” tegasnya.
Baca Juga: Coretax jadi taruhan Purbaya: Janji rampung 1 bulan usai catat 397 kasus error
Melindungi industri domestik tanpa menurunkan tarif
Purbaya mengulang komitmen melindungi produsen rokok legal di dalam negeri, walau hingga kini pemerintah memastikan tidak ada kenaikan tarif cukai pada 2026.
Menkeu menilai tarif cukai yang relatif tinggi selama ini berperan pada pengendalian konsumsi, namun ia juga ingin agar industri domestik tidak dirugikan oleh barang ilegal yang masuk.
“Turun apa enggak (tarif cukai), kalau misal enggak turun tapi pasar mereka saya lindungi, yang palsu saya larang di sana,” kata Purbaya.
Baca Juga: Koboi fiskal ala Purbaya: Likuiditas, deregulasi, dan ambisi RI tumbuh 8 persen
Ia menekankan tujuan akhir adalah menutup celah peredaran ilegal yang merugikan pendapatan negara dan industri lokal.
Langkah selanjutnya: Penegakan, kerja sama platform, dan penelusuran rantai suplai
Purbaya menyebutkan pihaknya sudah mengantongi sejumlah nama supplier rokok ilegal dan akan memproses secara hukum bila bukti kuat ditemukan.
Sementara itu, koordinasi dengan marketplace, Bea Cukai, kepolisian, hingga aparat daerah disebutnya kunci agar penertiban efektif.
Baca Juga: Final: MK tolak gugatan wajib sarjana untuk capres, caleg, hingga cakada