news

Istana klarifikasi ramainya serbuan netizen ke akun Prabowo soal pendaki Brasil: Presiden tetap perhatikan kasus-kasus kemanusiaan

Jumat, 27 Juni 2025 | 23:04 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto (tengah) (Instagram.com/@presidenrepublikindonesia)

GENMILENIAL.ID – Istana Kepresidenan RI akhirnya angkat bicara terkait membludaknya komentar netizen dari luar negeri, khususnya Brasil, di akun Instagram resmi Presiden Prabowo Subianto.

Serbuan komentar itu terjadi buntut lambatnya evakuasi pendaki asal Brasil, Juliana Marins, yang terjatuh di kawasan Gunung Rinjani, NTB.

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) RI, Juri Ardiantoro, menyatakan bahwa pemerintah telah memantau peristiwa tersebut dan menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memberi perhatian pada kasus-kasus kemanusiaan serupa.

Baca Juga: Nikita Mirzani: Saya ternganga dengar dakwaan, tidak pernah minta uang dari Reza Gladys

“Sebetulnya bukan hanya kasus ini (Rinjani), banyak kasus yang sampai ke Presiden yang oleh tim Bapak Presiden sedang diadvokasi,” ujar Juri kepada awak media di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 24 Juni 2025.

Juri juga menjelaskan bahwa masyarakat yang menyampaikan keluhan atau permintaan bantuan melalui media sosial Presiden akan ditindaklanjuti.

“Bahkan kemarin kami juga dari sini mengirim tim untuk membantu. Kalau masyarakat minta perhatian Presiden lewat medsosnya, kita juga datang,” tambahnya.

Menurut Juri, meskipun tidak semua kasus ditangani langsung secara personal oleh Presiden, Prabowo disebut tetap memperhatikan berbagai laporan, termasuk kasus-kasus kecil dan individual.

Baca Juga: Kemendagri ungkap ada 16 pulau sengketa Trenggalek-Tulungagung, ditetapkan sementara di bawah administrasi Jatim

“Presiden tidak hanya memperhatikan hal makro, tetapi hal-hal yang kelihatannya kecil, kasuistik, orang per orang, semua sepanjang sampai ke Presiden pasti diperhatikan,” jelasnya.

Sebelumnya, akun Instagram resmi @presidenrepublikindonesia diserbu komentar dari netizen Brasil yang mempertanyakan lambannya proses evakuasi terhadap Juliana Marins.

Salah satunya dari akun @miguelraboni_ yang menulis dalam bahasa Portugis bahwa tidak ada bantuan resmi dari pemerintah Indonesia, dan menyebut semua relawan turun tangan secara mandiri.

Namun demikian, sejumlah netizen Indonesia membalas komentar tersebut dan meminta warganet asing untuk bersabar, sambil menegaskan bahwa proses penyelamatan sedang berlangsung oleh tim SAR.

Baca Juga: Fadli Zon klarifikasi pernyataan soal pemerkosaan massal Mei 1998, bandingkan dengan tragedi Bosnia

Halaman:

Tags

Terkini