Istana soal evakuasi WNI di Iran dari agresi Israel: Masih koordinasi dan pantau situasi

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Rabu, 18 Juni 2025 | 13:23 WIB
Mensesneg RI, Prasetyo Hadi (Instagram.com/@prasetyo_hadi28)
Mensesneg RI, Prasetyo Hadi (Instagram.com/@prasetyo_hadi28)

GENMILENIAL.ID – Ketegangan yang terus meningkat antara Iran dan Israel menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan warga sipil, termasuk Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di wilayah Republik Islam Iran.

Serangan udara Israel ke sejumlah wilayah, termasuk Ibu Kota Teheran, memaksa warga setempat mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Pemerintah Indonesia pun diminta bersikap atas kemungkinan evakuasi WNI dari zona konflik.

Baca Juga: 3 Fakta di balik keputusan Prabowo soal 4 pulau sengketa yang diklaim sah milik Aceh, bukan Sumut

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI, Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa pihak Istana bersama Kementerian Luar Negeri (Kemlu) masih terus berkoordinasi dan memantau situasi secara intensif.

“Tentunya kita harus berkoordinasi, terutama saya dengan Pak Menlu, untuk memantau saudara-saudara kita. Kita harus memastikan saudara-saudara kita aman,” ujar Prasetyo kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 18 Juni 2025.

Berdasarkan data Kemlu RI, terdapat 386 WNI yang tersebar di 11 kota di Iran. Mayoritas merupakan pelajar yang berdomisili di Kota Qom, dengan jumlah mencapai 258 orang.

Baca Juga: Yolla Yuliana umumkan pensiun dari Timnas Voli Putri, kenang perjalanan karier sejak SMP

Prasetyo menambahkan bahwa langkah mitigasi dan evakuasi menjadi bagian dari opsi yang tengah dipertimbangkan.

Ia menegaskan bahwa keselamatan seluruh WNI adalah prioritas pemerintah.

“Terutama saya dengan Pak Menlu terus berkoordinasi untuk memonitor saudara-saudara kita yang di Iran. Mengenai mitigasi-mitigasi dan rencana jika terjadi sesuatu, itu kita tugaskan,” katanya.

Hingga saat ini, belum ada keputusan resmi mengenai evakuasi, namun pemerintah memastikan akan terus memantau perkembangan situasi geopolitik kawasan dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan demi keselamatan WNI.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X