Prabowo siapkan evakuasi WNI dari kawasan konflik Timur Tengah, 29 orang sudah dipulangkan dari Iran

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Kamis, 26 Juni 2025 | 20:51 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto menyiapkan rencana evakuasi WNI yang berada di wilayah konflik Timur Tengah (presidenri.go.id)
Presiden RI Prabowo Subianto menyiapkan rencana evakuasi WNI yang berada di wilayah konflik Timur Tengah (presidenri.go.id)

GENMILENIAL.ID – Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat merespons situasi genting di kawasan Timur Tengah pasca serangan militer Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklir Iran.

Langkah konkret langsung diambil melalui penyusunan rencana kontinjensi dan evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah terdampak.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Budi Gunawan, menegaskan bahwa keselamatan WNI menjadi prioritas utama Presiden Prabowo dalam situasi internasional yang terus memanas.

Baca Juga: Tito Karnavian sentil kasus Lucky Hakim di retret kepala daerah, ingatkan aturan izin ke luar negeri

“Presiden Prabowo memprioritaskan perlindungan WNI di negara-negara Timur Tengah dan segera menyiapkan rencana kontijensi dan evakuasi,” ujar Budi Gunawan, dikutip Senin 23 Juni 2025.

Sebagai bagian dari langkah cepat, pemerintah telah melaksanakan evakuasi tahap awal.

Sebanyak 29 WNI dari Iran berhasil dipulangkan melalui tiga penerbangan komersial dari Baku, Azerbaijan, pada 23 Juni 2025. Mereka diperkirakan tiba di Jakarta pada Selasa sore, 24 Juni 2025.

“Gelombang pertama WNI dari Iran berjumlah 29 orang disebar dalam tiga penerbangan komersial,” tambah Budi.

Baca Juga: Wamenpar: Penguatan destinasi kunci pemerataan wisata Bali lewat paket 3B

Pemerintah, lanjutnya, terus memantau dinamika keamanan di kawasan dan meminta seluruh perwakilan RI di Timur Tengah untuk bersiaga dan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri serta lembaga terkait guna mempersiapkan evakuasi lanjutan jika diperlukan.

Selain upaya evakuasi, Indonesia juga menegaskan sikapnya untuk mendorong penyelesaian damai atas konflik Iran–AS dan ketegangan yang melibatkan Israel.

“Pemerintah Indonesia mendorong semua pihak untuk kembali ke meja perundingan untuk mencapai penyelesaian konflik permanen,” tegas Budi Gunawan.

Langkah ini mempertegas posisi Indonesia sebagai negara yang menjunjung tinggi prinsip kemanusiaan dan diplomasi dalam merespons krisis global.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X