news

Curhatan Netanyahu: Anak saya terpaksa batalkan pernikahan gara-gara perang Iran-Israel

Jumat, 20 Juni 2025 | 22:09 WIB
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (Instagram/b.netanyahu)

GENMILENIAL.ID – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengungkap curahan hatinya di tengah konflik yang terus memanas antara Israel dan Iran.

Dalam pernyataannya, ia menyoroti dampak pribadi yang harus ditanggung keluarganya akibat perang, termasuk pembatalan pernikahan putranya, Avner Netanyahu, untuk kedua kalinya.

Berbicara di depan rumah sakit yang rusak karena serangan rudal Iran di kota Beersheba, Netanyahu menyebut bahwa setiap keluarga di Israel kini menanggung beban.

“Ini benar-benar mengingatkan saya pada orang Inggris selama Blitz, kami sedang mengalami blitz,” ujarnya dikutip dari ABP Live, Jumat, 20 Juni 2025.

Baca Juga: Rusia peringatkan AS-Israel: Pembunuhan Khamenei bisa picu kekacauan global

Blitz yang dimaksud Netanyahu merujuk pada momen pengeboman oleh Nazi di Inggris selama Perang Dunia II, yang menewaskan puluhan ribu warga sipil.

“Ada orang-orang yang terbunuh, keluarga yang berduka atas orang-orang terkasih. Kita masing-masing menanggung kerugian pribadi, dan keluarga saya tidak terkecuali,” tambahnya.

Menurut Netanyahu, pernikahan Avner yang sedianya digelar Senin, 16 Juni 2025, kembali dibatalkan akibat situasi keamanan yang memburuk setelah serangan mendadak Israel ke Iran pada 13 Juni 2025.

“Ini adalah kedua kalinya putra saya, Avner, membatalkan pernikahan karena ancaman rudal,” katanya.

Baca Juga: Lebih dari 53 ribu jemaah haji sudah dipulangkan, petugas imbau jemaah lansia jaga kesehatan di tanah suci

Netanyahu juga memuji istrinya sebagai sosok yang kuat di tengah situasi sulit ini.

“Saya harus mengatakan bahwa istri saya tercinta adalah pahlawan, dan dia juga menanggung kerugian pribadi,” imbuhnya.

Sebelumnya, pernikahan Avner juga sempat tertunda pada November 2024 karena alasan keamanan.

Seperti diketahui, Israel melakukan serangan udara ke wilayah Iran sebagai bagian dari operasi untuk menghentikan pengembangan senjata nuklir.

Halaman:

Tags

Terkini