Iran-Israel memanas, TNI siap evakuasi 126 WNI dari wilayah konflik

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 20 Juni 2025 | 18:24 WIB
Bendera Republik Islam Iran (Unsplash.com/Sina Drakhshani)
Bendera Republik Islam Iran (Unsplash.com/Sina Drakhshani)

GENMILENIAL.ID – Ketegangan antara Iran dan Israel semakin memburuk setelah kedua negara saling meluncurkan serangan udara ke pusat kota masing-masing pada Jumat, 20 Juni 2025.

Ibu kota Israel, Tel Aviv, dan Teheran di Iran kini berada dalam kondisi siaga penuh akibat ancaman rudal balistik yang terus menghantui kawasan.

Di tengah meningkatnya eskalasi konflik, Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyatakan telah menyiapkan langkah evakuasi terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) yang terjebak di wilayah konflik tersebut.

Baca Juga: Konflik Iran-Israel dan arsitektur baru Timur Tengah: Perspektif peneliti UI

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Kristomei Sianturi, menyebut hingga saat ini total 126 WNI telah menyatakan kesiapannya untuk dievakuasi, terdiri dari 115 orang di Iran dan 11 orang di Israel.

“Jadi yang di Teheran itu ada 115 WNI yang sudah bersedia untuk dievakuasi. Yang dari Israel ada 11 orang,” kata Kristomei saat ditemui di Gedung Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Jumat, 20 Juni 2025.

Kristomei menegaskan, TNI telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI dan sejumlah instansi terkait untuk menyiapkan proses evakuasi secara aman dan terstruktur.

Meski begitu, ia belum bisa merinci secara teknis jalur evakuasi yang akan ditempuh.

Baca Juga: AS tuding Iran siap produksi bom nuklir dalam hitungan pekan, Trump kumpulkan Dewan Keamanan Nasional

“Yang jelas, sesuai dengan pernyataan Kemlu bahwa evakuasi hanya bisa dilakukan lewat jalur darat. Tentang rutenya akan ditentukan oleh Kemlu,” jelasnya.

Pihak TNI kini dalam posisi siap menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah terkait langkah-langkah teknis evakuasi.

Langkah ini dianggap penting mengingat situasi keamanan di Timur Tengah yang kian tidak menentu akibat konflik bersenjata yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia melalui KBRI di Teheran dan KBRI Amman telah mengimbau seluruh WNI untuk tetap waspada dan segera melapor apabila membutuhkan bantuan konsuler.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X