Amukan Iran ke Israel: Menyoroti arogansi Netanyahu hingga sinyal balas dendam dari AS

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Minggu, 6 Oktober 2024 | 10:26 WIB
Tangkapan layar video amatir saat serangan rudal Iran ke Israel (X.com / @SumitHansd - @MarioNawfal)
Tangkapan layar video amatir saat serangan rudal Iran ke Israel (X.com / @SumitHansd - @MarioNawfal)

GENMILENIAL.ID - Garda Revolusi Iran (IRGC) melakukan serangan balasan ke wilayah Israel dengan menembakkan rudal-rudal balistiknya, pada hari Selasa, tanggal 1 Oktober 2024.

IRGC menyatakan serangan itu merupakan aksi pembalasan atas peristiwa pembunuhan Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah, dan Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh.

Dikutip dari Reuters, perintah penembakkan rudal-rudal ke Israel tersebut dikeluarkan oleh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Perintah tersebut dikeluarkan Khamenei usai pernyataan Israel yang mengatakan Nasrallah akhirnya terbunuh.

Baca Juga: Sudah tak laku, uang 10 ribu emisi 2005 harusnya sudah ditarik sejak 2010: Kalau masih punya bisa jual ke kolektor!

"Nasib wilayah ini akan ditentukan oleh kekuatan perlawanan, dengan Hizbullah di garis terdepan," tulis pengumuman Israel pada Sabtu, tanggal 28 September 2024 lalu.

Kematian Nasrallah merupakan pukulan telak bagi Iran, karena sosoknya berpengaruh dalam membangun kekuatan Hizbullah yang berhubungan erat dengan kelompok sekutu Teheran di Timur Tengah.

Lantas seberapa besar serangan Iran, dan bagaimana dampak dari serangan tersebut bagi Israel? Berikut ini ulasan selengkapnya.

Serangan 'Brutal' Iran di Langit Israel

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengklaim serangan itu berupa peluncuran rudal balistik sebanyak 200 buah.

Baca Juga: Diikuti perwakilan dari PDM Se-Jawa Barat, MPI PP Muhammadiyah gelar Akademi Jurnalistik di Sukabumi

Juru Bicara IDF Laksamana Muda Daniel Hagari menyebut, peta serangan peluncuran ratusan rudal balistik itu dari Iran.

Sebagian rudal tersebut ada yang mengarah ke pangkalan udara Nevatim yang diduga merupakan markas besar badan mata-mata Mossad di dekat Tel Aviv.

Di samping itu, ada juga yang mengarah ke wilayah Hatzerim dan Tel Nof dengan mengincar kekuatan tank-tank Israel di wilayah selatan Kota Ashkelon, Israel.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Sumber: pemberitaan media internasional

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X