Rusia peringatkan AS-Israel: Pembunuhan Khamenei bisa picu kekacauan global

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 20 Juni 2025 | 21:08 WIB
Presiden AS, Donald Trump (kiri) dan Presiden Rusia, Vladimir Putin (Instagram.com/@realdonaldtrump - @vputin_team)
Presiden AS, Donald Trump (kiri) dan Presiden Rusia, Vladimir Putin (Instagram.com/@realdonaldtrump - @vputin_team)

GENMILENIAL.ID – Pemerintah Rusia mengeluarkan peringatan keras terhadap Amerika Serikat dan Israel terkait wacana pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, di tengah konflik bersenjata yang masih berkecamuk antara Iran dan Israel sejak 13 Juni 2025.

Juru Bicara Istana Kepresidenan Rusia, Dmitry Peskov, menyebut bahwa Moskow akan sangat menentang jika benar-benar ada upaya pembunuhan terhadap Khamenei.

“(Kami akan merespons) dengan sangat buruk. Sangat buruk. Kami akan sangat tidak menyetujuinya,” tegas Peskov dalam konferensi pers, dikutip dari Sky News, Jumat, 20 Juni 2025.

Baca Juga: Lebih dari 53 ribu jemaah haji sudah dipulangkan, petugas imbau jemaah lansia jaga kesehatan di tanah suci

Menurut Peskov, pembunuhan terhadap Khamenei akan menimbulkan konsekuensi serius secara politik dan keamanan global.

Ia juga memperingatkan bahwa langkah tersebut bisa memicu gelombang ekstremisme di Iran.

“Masyarakat Iran sangat terorganisasi dan terkonsolidasi. Itu akan mengarahkan pada lahirnya suasana ekstremis di Iran,” imbuhnya.

Lebih jauh, Rusia menilai bahwa wacana pembunuhan Khamenei setara dengan 'membuka kotak pandora', yakni memicu kekacauan besar yang tak terkendali.

Baca Juga: Gubernur Khofifah dipanggil KPK terkait dugaan skandal korupsi dana hibah Jatim

“Pembunuhan Khamenei itu berarti mereka (AS dan Israel) akan membuka kotak pandora,” tegas Peskov.

Wacana ini mencuat usai eskalasi konflik terbuka antara Israel dan Iran. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, beberapa kali menyiratkan bahwa akhir dari konflik hanya akan tercapai jika Ayatollah Khamenei disingkirkan.

Dari sisi Amerika Serikat, Presiden Donald Trump juga membuat pernyataan serupa di akun Truth Social miliknya pada 17 Juni 2025.

Ia menyebut mengetahui keberadaan Khamenei dan mengklaim memiliki kemampuan untuk membunuhnya kapan saja, meskipun belum menjadikannya prioritas utama.

Baca Juga: Truk terobos jalur, tertabrak KRL di Tangerang: Terpental dan timpa dua motor, tiga orang luka

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Sumber: Sky News

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X