GENMILENIAL.ID - Polisi mengungkap motif pembunuhan terhadap pemilik toko sembako di Bekasi yang dilakukan oleh karyawannya sendiri.
Pelaku berinisial AS (21) tega menghabisi nyawa atasannya, ALS alias Koh Alex (64), lantaran tersinggung karena tidak diberi pinjaman uang.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra, mengatakan peristiwa tragis itu terjadi pada Jumat, 30 Mei 2025, di toko korban di kawasan Pondok Gede, Bekasi.
Baca Juga: Menkes Budi Gunadi: Kasus covid-19 naik, tapi bukan varian mematikan
"Pelaku ini adalah karyawan korban di toko," ujar Wira dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Selasa, 3 Juni 2025.
Menurut Wira, usai bekerja pada sore hari, AS meminta pinjaman sebesar Rp3 hingga Rp5 juta kepada korban.
Permintaan itu ditolak dan korban mengeluarkan ucapan yang menyinggung perasaan pelaku.
“Tersangka emosi karena tersinggung atas perkataan korban dengan kata 'Kamu kasbon terus. Kerja saja malas’,” ujar Wira.
Baca Juga: Dedi Mulyadi tetapkan jam masuk sekolah di Jabar jadi pukul 06.30 WIB mulai tahun ajaran baru
Tersangka yang tidak terima sempat membela diri, namun respons dingin dari korban justru memicu kemarahan.
Pelaku kemudian memukul korban berulang kali dan melempar kepalanya dengan kardus berisi air mineral hingga korban terjatuh dan membentur kloset kamar mandi.
“Ketika melemparkan ke arah kepala ini mengakibatkan kepala membentur ke arah kloset,” jelas Wira.
Setelah memastikan korban tak berdaya, pelaku membawa kabur uang tunai Rp84.654.000, dua ponsel, dan sepeda motor milik korban.
Baca Juga: Longsor tambang batu di Cirebon tewaskan 20 orang, Menteri ESDM buka peluang evaluasi total