Pengendara diminta menyesuaikan rute
Masyarakat yang hendak menuju kawasan Istana Negara, Monas, maupun pusat pemerintahan Jakarta sebaiknya memperhitungkan waktu keberangkatan.
Langkah ini diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan perjalanan lebih lama akibat kepadatan kendaraan.
Sementara itu, pengendara yang tidak memiliki kepentingan di kawasan tersebut diimbau memilih jalur lain.
Pemilihan rute alternatif perlu disesuaikan dengan titik keberangkatan dan tujuan agar perjalanan tetap efisien.
Baca Juga: Mobil BYD gagal uji tabrak, ANCAP cuma kasih 3 bintang
Pengguna jalan dari arah Jakarta Selatan maupun Jakarta Barat yang hendak menuju Jakarta Pusat juga disarankan memeriksa kondisi lalu lintas sebelum memulai perjalanan.
Jalur alternatif perlu dipilih dengan mempertimbangkan situasi terkini karena peningkatan volume kendaraan dapat terjadi ketika arus lalu lintas dialihkan.
Pantau informasi resmi sebelum berangkat
TMC Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat menyesuaikan perjalanan dengan situasi di lapangan.
Oleh karena itu, pengendara dapat memantau pembaruan melalui akun resmi @tmcpoldametro untuk mengetahui informasi terbaru terkait pengaturan lalu lintas.
Baca Juga: Empat mobil hangus di parkiran TIS Square, Damkar ungkap titik awal api dari BMW
Selain memperhatikan informasi rekayasa arus, pengendara perlu menjaga jarak aman, mematuhi rambu lalu lintas, serta tidak menerobos pembatas jalan.
Apabila petugas melakukan pengalihan, pengguna jalan diminta mengikuti arahan demi menjaga keselamatan bersama.
Artikel Terkait
Libur Natal, jalur wisata Subang selatan dipadati ribuan kendaraan, Polres Subang lakukan rekayasa lalu lintas dan koordinasi dengan Polres Cimahi
Arus balik di Tol Cipali meningkat, rekayasa lalu lintas one way belum dimulai
Arus mudik H-2 lebaran di Tol Cipali tembus 100 ribu kendaraan, lalu lintas ramai lancar
Arus lebaran memuncak, lalu lintas Tol Cipali naik 65,7 persen, rest area berlaku buka tutup
Normalisasi one way di Tol Cipali dimulai, lalu lintas bertahap kembali dua arah
KRL Tangerang ngadat! 8 perjalanan telat hingga 48 menit, KAI Commuter lakukan rekayasa pola operasi
Kapolres Subang ingatkan pelajar soal 2 bahaya: Narkoba dan pelanggaran lalu lintas