Di tengah pembahasan mengenai status bencana, dampak yang dirasakan masyarakat tetap menjadi perhatian penting.
Di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, kabut asap dilaporkan membuat suasana siang hari tampak oranye.
Baca Juga: Reshuffle lagi! Prabowo lantik 7 pejabat, Letjen Kristomei Sianturi jadi kepala BNPB
Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa penanganan karhutla tidak hanya berkaitan dengan pemadaman api, tetapi juga dengan upaya mengurangi dampak asap terhadap kehidupan warga.
Pemerintah perlu memastikan operasi pemadaman berjalan efektif, sekaligus memperhatikan kebutuhan masyarakat yang terdampak.
Informasi mengenai perkembangan kebakaran, kualitas udara, dan kondisi warga juga penting agar situasi dapat dipantau secara terbuka.
Baca Juga: KPK ungkap dugaan korupsi dana bencana BNPB, terkuak penyidikan dua klaster kasus
Dengan demikian, persoalan karhutla tidak berhenti pada penetapan status bencana nasional.
Hal yang tidak kalah penting adalah memastikan langkah penanganan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan dan dampak terhadap masyarakat mendapat perhatian.***
Artikel Terkait
Karhutla Kalsel meluas, kobaran api menyala di dekat RSJ Sambang Lihum
Kemenkes: 40 Ribu balita di wilayah terdampak karhutla terkena ISPA
17 Ribu kasus ISPA Palembang imbas kabut asap karhutla: Paru-paru jadi taruhan
Api berkobar besar, momen mencekam saat karhutla dekati kampus UNISKA Kalsel
Sebut 54 hektare terbakar, relawan TNTP desak pemerintah tangani karhutla dalam skala besar: Sebelum semuanya terlambat
Karhutla Kalteng belum usai, ISPU Palangka Raya tembus angka 1.300
Karhutla belum usai, Gubernur Kaltim viral di Singapura disebut nonton F1