Wisatawan juga diimbau tidak mendekati lokasi erupsi hanya untuk mengambil gambar atau menyaksikan letusan secara langsung.
Masyarakat diminta mengikuti informasi resmi
Masyarakat di sekitar Gunung Semeru disarankan memantau informasi terbaru melalui MAGMA Indonesia, kanal resmi PVMBG, serta pemerintah daerah setempat.
Baca Juga: Kang Rey tinjau perbaikan SDN Binakarya, target 2.100 ruang kelas rusak jadi sorotan
Informasi resmi menjadi acuan penting karena perkembangan aktivitas vulkanik dapat memengaruhi rekomendasi keselamatan yang berlaku.
Masyarakat diharapkan tidak mengabaikan pembatasan aktivitas di zona bahaya.
Hingga laporan ini disusun, bahan informasi yang tersedia belum memuat data terverifikasi mengenai jumlah korban, kerusakan, maupun kebutuhan evakuasi akibat rangkaian erupsi pada Minggu pagi.
Kewaspadaan dan kepatuhan terhadap rekomendasi keselamatan menjadi hal penting untuk mengurangi risiko bagi masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar Gunung Semeru.***
Artikel Terkait
Viral penemuan ladang ganja di Kawasan Gunung Bromo, ini dampak pada jalur pendakian Bromo dan Semeru
Status Semeru naik ke Level IV Awas: Awan panas beruntun, guguran lava kian intens
Semeru masih level awas, PVMBG minta warga jauhi radius 8 km dan waspadai lahar dingin
Masih berstatus Awas, Gunung Semeru tetap steril radius 8 km: Aktivitas vulkanik belum reda
Hidup di bawah ancaman erupsi Semeru, warga Lumajang curhat ketakutan hingga usul gunung dipindahkan
Terjadi kebakaran di Gunung Semeru, Ranu Kumbolo diselimuti kabut asap tebal
Pendakian ilegal Gunung Semeru: Lewat jalur tak resmi hingga sanksi blacklist dari seluruh kawasan konservasi