Masyarakat di kawasan tersebut perlu memperhatikan perkembangan informasi cuaca maritim dan pasang surut selama periode 4–10 Oktober 2026.
Khususnya pada malam hari, masyarakat perlu mencermati waktu pasang maksimum yang diprakirakan berlangsung sekitar pukul 19.00–23.00 WIB.
Kondisi tersebut dapat meningkatkan potensi genangan di wilayah pesisir dengan elevasi rendah.
Baca Juga: BGN soroti yayasan minta setoran Rp2.000 per porsi dari mitra MBG
BMKG mengingatkan masyarakat untuk mengikuti perkembangan informasi resmi terkait kondisi cuaca maritim dan pasang surut.
Informasi tersebut dapat menjadi acuan dalam mengantisipasi aktivitas di kawasan pesisir selama periode potensi rob.
Dengan adanya potensi banjir rob tersebut, kewaspadaan diperlukan di sejumlah kawasan pesisir Jawa Timur.
Masyarakat di Surabaya Barat, Gresik, Lamongan, dan Tuban perlu memperhatikan kondisi lingkungan serta menyesuaikan aktivitas, terutama pada periode pasang maksimum.***
Artikel Terkait
Cegah banjir rob, PT Dahana berikan bantuan tanggul penahan ombak di Desa Legonkulon
Waspada pasang puncak! BPBD DKI imbau warga pesisir siaga hadapi rob hingga 29 Juni
Waspada banjir rob ancam pesisir Jakarta hingga 13 Juli, BPBD: Dipicu pasang laut dan bulan purnama
Isu rob dan penurunan tanah jadi sorotan, Kang Rey hadiri Kick Off Meeting perlindungan Pantura
Banjir bandang terjang Solok, kawasan kantor Bupati penuh lumpur hingga kayu
Duka banjir bandang di Solok: 2 Korban dilaporkan hilang, rumah hingga fasum porak-poranda
Ramai kekecewaan manajer Kopdes Merah Putih ditempatkan jauh dari domisili, akun medsos Simkopdes dan Agrinas Pangan banjir keluhan