GENMILENIAL.ID – Ancaman banjir rob dan penurunan muka tanah di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa menjadi perhatian serius pemerintah pusat dan daerah.
Hal tersebut mengemuka dalam Kick Off Meeting Infrastruktur Perlindungan Pesisir Pantura Jawa Terpadu yang digelar di Gedung Mina Bahari III, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Senin, 4 Mei 2026.
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita atau Kang Rey turut hadir bersama sejumlah kepala daerah pesisir dalam agenda strategis tersebut sebagai bagian dari upaya mencari solusi atas persoalan pesisir yang semakin kompleks.
Baca Juga: Hardiknas 2026 di Subang, Wakil Bupati ajak perkuat partisipasi wujudkan pendidikan bermutu
Penurunan tanah dan risiko rob kian menguat
Dalam pertemuan tersebut, pemerintah memaparkan sejumlah tantangan utama di kawasan Pantura Jawa, salah satunya penurunan muka tanah yang mencapai 1 hingga 20 sentimeter per tahun.
Kondisi ini memperbesar risiko banjir rob, gelombang pasang, hingga kenaikan muka air laut yang berdampak langsung pada kawasan permukiman dan aktivitas masyarakat.
Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menegaskan bahwa permasalahan Pantura membutuhkan penanganan terpadu lintas sektor.
Baca Juga: Program ganti atap rumah wartawan berlanjut, Alduro hadirkan hunian lebih sehat dan nyaman
“Ini pertama kalinya kita hadirkan seluruh stakeholder yang terdampak langsung agar Pantura Jawa segera kita perkuat agar selamat dan semakin berdaya,” ujarnya.
Dampak luas hingga sektor ekonomi
Selain ancaman lingkungan, kawasan Pantura juga memiliki peran penting dalam perekonomian nasional. Wilayah ini menyumbang sekitar 27 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Dengan kondisi tersebut, potensi kerugian ekonomi menjadi sangat besar apabila persoalan pesisir tidak segera ditangani secara serius.
Pemerintah pun menegaskan bahwa solusi tidak hanya mengandalkan pembangunan tanggul laut, tetapi juga pendekatan terintegrasi yang melibatkan berbagai sektor.
Artikel Terkait
Banjir lumpuhkan aktivitas belajar, puluhan sekolah di Pantura terpaksa alihkan KBM ke daring
Banjir meluas di Pantura Subang, Kang Rey pilih ngantor di lokasi dan desak normalisasi sungai
Bermalam di posko banjir Pantura, Kang Rey pastikan warga terdampak banjir tak kekurangan kebutuhan
PT TKG Taekwang Indonesia salurkan bantuan Rp100 juta untuk korban banjir Pantura Subang
Ketua DPRD Subang tegaskan solusi permanen banjir Pantura, embung 1,2 hektar masuk skema perencanaan
Menteri KKP kunjungi Subang, percepat Revitalisasi Tambak Pantura dan dorong ekonomi biru
RSUD Pantura ditargetkan rampung 2028, Kang Rey canangkan pembangunan di Sukasari