Peringatan tersebut disampaikan saat dirinya mengunjungi RSUD Batang untuk melihat kondisi para korban dugaan keracunan MBG.
“Jaga SOP benar-benar karena berkaitan dengan makan yang bisa menimbulkan kalau ada salah dari masak atau tidak sehat, akan menimbulkan keracunan. Ini rawan sekali,” ujar Suyono.
Ia juga meminta pengelola SPPG menjalankan SOP secara ketat agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
“Yang punya SPPG, hati-hati. SOP dipegang teguh, jangan sampai menimbulkan keracunan berikutnya yang bahkan bisa mengancam nyawa manusia,” tegasnya.
Selain mengingatkan penerapan SOP, Suyono menyebut operasional SPPG Bawang akan dihentikan sementara.
“Iya diberhentikan SPPG itu,” tukasnya.
Sementara itu, pihak SPPG Bawang belum memberikan keterangan mengenai kasus dugaan keracunan tersebut. Akun media sosial SPPG Bawang juga terpantau dalam kondisi terkunci.***
Artikel Terkait
Dokter RSCM pastikan siswi Karo yang diduga keracunan MBG tak hilang ingatan: Memori jangka pendek dan panjangnya baik
Bahan baku MBG yang busuk diduga jadi penyebab kasus keracunan di daerah, berujung ribuan SPPG disetop
Kondisi siswi Karo yang diduga korban keracunan MBG kini membaik, sempat dijenguk Wapres Gibran
BGN layangkan teguran ke pegawai SPPG Bantul, buntut dugaan konten olok-olok korban keracunan MBG Karo
Pegawai SPPG sebut ‘70 persen ingatan hilang’ di video bukan untuk menyindir kasus MBG Karo: Harus dilihat secara universal
Dinilai tak beretika, pegawai SPPG Bantul diberhentikan imbas dugaan ejek ke korban keracunan MBG
Viral dugaan protes guru di Bogor soal cek aroma MBG: Kami pengajar, bukan tukang endus