Kedua wilayah tersebut merupakan dua daerah lain yang terkena dampak cukup parah akibat kondisi karhutla.
“Layanan lapangan siaga karhutla telah menjangkau 46.347 jiwa melalui 90 titik kegiatan selama periode Juli hingga September 2026,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Diauddin dalam keterangannya, dikutip pada Selasa, 22 September 2026.
Baca Juga: Korban kecelakaan KM Virgo 8 di Laut Jawa: 13 Ditemukan tewas, 122 masih hilang
Selain berdampak terhadap kesehatan, kabut asap juga membuat Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, memutuskan memperpanjang pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) hingga 23 September 2026.
Kebijakan ini dilakukan untuk satuan pendidikan jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), sekolah dasar (SD), hingga sekolah menengah pertama (SMP).
Keputusan memperpanjang pelaksanaan PJJ yang ketiga kalinya ini karena data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di kota ini hingga Minggu, 20 September 2026 masih menunjukkan kategori berbahaya.***
Artikel Terkait
Viral helikopter raksasa milik Jepang diterjunkan ke Kalbar, diklaim untuk bantu padamkan karhutla
Momen haru relawan di Kalbar, saksikan hujan turun usai berjuang melawan amukan karhutla
Sorotan khusus: Kalimantan dilanda karhutla, truk kayu gelondongan dilaporkan masih berkeliaran
Amukan karhutla terjang Gunung Buthak-Kawinajang di Jatim, 1.000 hektare hangus terbakar
Curhatan warga Barito Utara Kalteng, langit menguning dampak kabut asap karhutla: Ini bukan filter foto
Akses sulit karhutla di Bukit Peramas Taman Nasional Gunung Palung Kalbar: Petugas basahi area sekitar kebakaran, halau api merembet lebih luas
4.987 Warga di Pekanbaru derita ISPA, buruknya kualitas udara imbas asap karhutla jadi penyebabnya