"Dari kami sendiri juga Basarnas Banten, kantor SAR Lampung dan kantor SAR Bengkulu (juga terlibat)," terang Al Amrad.
Baca Juga: Diduga sengaja dibakar, heboh kebakaran di lahan samping Mall 23 Semarang
Operasi SAR bisa dibuka kembali
Meski operasi pencarian resmi dihentikan, Basarnas Banten menyebut proses tersebut masih dapat dibuka kembali apabila muncul informasi atau temuan baru berkaitan dengan kapal Arupadhatu 1 dan para penumpangnya.
Al Amrad mengatakan pihaknya telah menyampaikan informasi mengenai kapal tersebut kepada kapal-kapal yang melintas di kawasan Selat Sunda.
Selain itu, pencarian dan pemantauan juga dilakukan dengan menyasar sejumlah pulau di sekitar wilayah tersebut.
Basarnas juga meminta nelayan dan masyarakat yang mengetahui informasi mengenai keberadaan Arupadhatu 1 segera melaporkannya kepada kantor polisi terdekat atau Basarnas Banten.
Baca Juga: Usai rektor Unsoed cs masuk bui, KPK panggil ASN untuk telusuri dugaan pemerasan seleksi maba
"Kami juga sudah menyampaikan e-broadcast, ke seluruh kapal yang melintas di Selat Sunda. Termasuk pencarian ke pulau-pulau tersebut (sekitar Selat Sunda)," beber Al Amrad.
"Kami akan memperkuat lagi dengan e-broadcast, jika ada informasi atau temuan, tentu akan kami tindak lanjuti," tandasnya.
Dengan dihentikannya penyisiran setelah 10 hari pencarian, keberadaan kapal cepat Arupadhatu 1 bersama lima jurnalis dan tiga awak kapal yang berada di dalamnya masih belum diketahui.
Warga carita gelar doa bersama
Sebelumnya, dukungan dan harapan agar seluruh penumpang Arupadhatu 1 segera ditemukan juga datang dari masyarakat di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Ratusan warga dari sejumlah kampung di Kecamatan Carita menggelar doa bersama di posko SAR Basarnas, Pantai Marina Carita, pada Jumat, 11 September 2026 malam.
Artikel Terkait
Viral warga Bandar Lampung bagikan kondisi rumahnya yang diselimuti abu vulkanik Gunung Anak Krakatau: Kayak enggak ditempati puluhan tahun
Sempat ditutup imbas abu Anak Krakatau, ini daftar 10 bandara yang kembali resmi beroperasi
Sudah berada di Selat Sunda sehari sebelum erupsi, pemancing ini bagikan situasi detik-detik Gunung Anak Krakatau muntahkan lava pijar
Pencarian hari kedua 5 jurnalis yang hilang kontak di perairan Gunung Anak Krakatau, tim SAR perluas area penyisiran
Kronologi 5 jurnalis hilang kontak di Perairan Selat Sunda, bermula saat berangkat naik speedboat
Anak Krakatau bergeliat, sirine peringatan tsunami kini disebar di wilayah pesisir Banten
Hari ke-5 pencarian, 5 jurnalis belum ditemukan usai hilang kontak saat liputan aktivitas Anak Krakatau