Lika-liku Purbaya di kursi menkeu, dari kritikan ceplas-ceplos hingga polemik setoran Rp120 triliun

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Selasa, 15 September 2026 | 18:02 WIB
Mengintip perjalanan Purbaya Yudhi Sadewa selama menjadi Menkeu yang kerap disorot hingga menuai kontroversi (Dok. Kemenkeu)
Mengintip perjalanan Purbaya Yudhi Sadewa selama menjadi Menkeu yang kerap disorot hingga menuai kontroversi (Dok. Kemenkeu)

Baca Juga: RAPBD Subang 2027 tembus Rp2,7 triliun, DPRD soroti rencana defisit Rp106,5 miliar

"Sebetulnya kita minta ke perbankan yang terima dana itu, jangan anda kasih ke konglomerat itu dan nggak boleh beli dolar, karena kalau nggak rupiahnya akan diperlemahkan," jelasnya.

Kebijakan tersebut menjadi salah satu langkah yang menonjol selama Purbaya berada di Kementerian Keuangan, terutama karena nilai dana yang ditempatkan mencapai Rp200 triliun.

Polemik setoran Rp120 triliun

Menjelang berakhirnya masa jabatan, Purbaya kembali menjadi sorotan setelah menyampaikan pernyataan mengenai rencana setoran Danantara kepada pemerintah sebesar Rp120 triliun.

Baca Juga: Kebakaran lahan di Dawuan Subang, ilalang seluas 2 hektare terbakar

Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya dalam Sarasehan 100 Ekonom Indonesia 2026 di Jakarta pada 3 September 2026.

"Ah dia katanya bilang, saya (Danantara) nggak tahu," kata Purbaya.

Pernyataan tersebut kemudian berkembang menjadi polemik. Pimpinan Danantara membantah adanya kesepakatan mengenai setoran Rp120 triliun kepada pemerintah.

Perbedaan pernyataan tersebut menjadi salah satu isu yang mencuat menjelang pergantian Purbaya dari posisi Menteri Keuangan.

Baca Juga: Relokasi pipa JDU di Pasirkareumbi, 10 wilayah Subang berpotensi alami gangguan air bersih

Dengan berakhirnya masa jabatan Purbaya setelah sekitar satu tahun menjabat, sejumlah pernyataan dan kebijakannya kembali menjadi perhatian.

Mulai dari gaya komunikasi yang ia sebut sebagai gaya 'koboi', kebijakan penempatan dana pemerintah Rp200 triliun di Himbara, hingga polemik mengenai setoran Rp120 triliun dari Danantara.

Kini, kursi Menteri Keuangan telah berpindah kepada Suahasil Nazara yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Perjalanan Purbaya sebagai Bendahara Negara pun berakhir setelah satu tahun berada di posisi tersebut.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X