Polri juga menegaskan tidak akan memberikan toleransi apabila terbukti terdapat pelanggaran yang dilakukan anggota kepolisian.
Baca Juga: Demo 27 Agustus: Polisi amankan sejumlah orang yang diduga bakal buat kerusuhan
“Kami tidak akan mentolerir jika ada pelanggaran yang dilakukan oleh Oknum Polisi, kami akan tindak lanjuti dengan Satker terkait,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menjadi respons atas dugaan pungutan yang disampaikan melalui media sosial dan sekaligus membuka ruang bagi pelapor untuk menyerahkan bukti pendukung kepada pihak kepolisian.
Kapolrestabes Surabaya sebelumnya tegaskan pengembalian barbuk gratis
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfhie Sulistiawan sebelumnya juga telah menyampaikan bahwa pengembalian barang bukti kendaraan tidak dipungut biaya.
Baca Juga: ESAI: OTT Rektor Unsoed dan kotak pandora jalur mandiri, beranikah KPK membongkar kampus lain?
Pernyataan tersebut disampaikan Lutfhie ketika menghadiri Program Bazar Pengembalian Barang Bukti (BB) Kecelakaan Lalu Lintas yang diselenggarakan Satlantas Polrestabes Surabaya pada 13 Juli 2026.
“Kami pastikan gratis. Kalau ada yang meminta pembayaran, silakan laporkan melalui akun media sosial saya,” ucap Lutfhie.
Dengan adanya laporan melalui media sosial tersebut, dugaan permintaan uang dalam proses pengurusan surat pengeluaran kendaraan kini mendapat perhatian dari Divisi Humas Polri.
Polisi meminta bukti lengkap untuk menindaklanjuti dugaan tersebut sesuai mekanisme yang berlaku.***
Artikel Terkait
Misteri di balik dugaan pembunuhan bayi oleh oknum polisi yang melarikan diri, Polda Jateng temukan fakta baru tentang pernikahan orang tua bayi
Oknum polisi berpangkat AKBP viral merokok sambil nyetir, tak pakai sabuk pengaman hingga rekam warga yang menegur
Oknum pegawai KPK jadi tersangka pemerasan ke Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, sosoknya juga disebut anggota Polri
Dokter Gia kasih paham oknum nakes yang sempat nyinyir ke pasien BPJS, ingatkan sakit itu tidak enak
Kronologi balita tewas tertabrak mobil oknum polisi di Bone: Berniat nonton pawai, namun berujung duka
Kasus penipuan berkedok rekrutmen CPNS senilai Rp20 miliar: Diduga libatkan oknum militer aktif di Jatim
Viral peternak ayam bongkar kelakuan oknum dapur MBG, mau beli telur nyaris busuk hingga manipulasi harga di nota anggaran