Ia mengatakan luka yang dialami korban cukup parah sehingga harus menjalani operasi.
“Korbannya adalah keponakan saya, luka yang dialami sangat parah. Saat ini sedang di ruang operasi,” tulisnya, dikutip pada Senin, 24 Agustus 2026.
Baca Juga: Kronologi pendaki tewas terjatuh di jurang Gunung Sumbing, awalnya terpisah saat turun dari puncak
Selain mendapatkan perawatan di rumah sakit, korban juga disebut telah memperoleh vaksin rabies sebelumnya dari Puskesmas Ciparay.
Pemilik anjing disebut siap bertanggung jawab
Pihak keluarga korban juga menyampaikan bahwa pemilik anjing telah dan siap bertanggung jawab atas insiden tersebut.
“Pemilik anjing sudah dan siap bertanggung jawab penuh atas kejadian ini. Developer dan polisi juga sudah turun tangan,” imbuhnya.
Keluarga korban menyatakan belum mengambil keputusan lebih lanjut terkait penanganan kasus tersebut. Mereka memilih untuk memprioritaskan kondisi korban yang sedang menjalani perawatan.
Baca Juga: Penyidikan cukup bukti, polisi tetapkan 2 tersangka kasus pengeroyokan siswa SMA di Bener Meriah
“Untuk keputusan lebih lanjut, belum ada lagi dan saya serahkan pada keluarga kakak saya bagaimana akhir kasus ini. Sekarang fokus ke kondisi korban,” lanjutnya.
Sementara itu, polisi telah turun tangan menangani insiden serangan anjing tersebut. Peristiwa ini menjadi perhatian setelah rekaman kejadian beredar luas di media sosial.***
Artikel Terkait
Anjing herder disuntik mati usai gigit pejalan kaki di Semarang, inilah 3 kasus serangan anjing yang memakan korban di Indonesia
Seskab Teddy ceritakan anjing jadi penyelamat warga Bali saat banjir besar
Viral video anjing merintih di tengah banjir Medan, warganet sampai haru dan berebut ingin membantu
Cari potongan kaki korban mutilasi di Kali Licin Depok, polisi kerahkan anjing pelacak K9
Terungkap saat sidang perdana, pengasuh Daycare Little Aresha diduga pernah benamkan kepala anak ke bak mandi
Kisah pilu anak 2 tahun dikabarkan meninggal dunia usai bertahan melawan dingin di posko pengungsian gempa NTT
Ingar perkelahian anak SMP di Jambi berujung maut: Bermula saat kedua kubu cari lawan duel 1 vs 1