Ingar perkelahian anak SMP di Jambi berujung maut: Bermula saat kedua kubu cari lawan duel 1 vs 1

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Senin, 24 Agustus 2026 | 23:46 WIB
Menyoroti viralnya kasus perkelahian antarsiswa SMP di Jambi yang berujung maut (Instagram.com/@jambisharing)
Menyoroti viralnya kasus perkelahian antarsiswa SMP di Jambi yang berujung maut (Instagram.com/@jambisharing)

GENMILENIAL.ID — Perkelahian antarpelajar SMP di kawasan Jalan Imam Bonjol, Telanaipura, Kota Jambi, berujung maut. Seorang siswa berusia 14 tahun meninggal dunia setelah terlibat duel satu lawan satu dengan pelajar lainnya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 21 Agustus 2026 sekitar pukul 14.00 WIB. Korban berinisial AYD (14 tahun), pelajar SMP negeri kelas IX di Kota Jambi, terlibat perkelahian dengan MBP (13 tahun), yang juga merupakan pelajar SMP kelas VIII.

Informasi mengenai peristiwa tersebut turut beredar di media sosial. Akun Instagram @jambisharing menyebut korban sempat mengalami kondisi darurat dan langsung dibawa ke RS Kambang untuk mendapatkan pertolongan medis.

Baca Juga: Mutasi perwira Polres Subang, Wakapolres hingga tiga Kapolsek resmi bergeser

"Situasi berubah hingga korban terlibat perkelahian dengan pelaku," tulis unggahan @jambisharing, Minggu, 23 Agustus 2026.

"Setelah itu, korban dilaporkan mengalami kondisi darurat dan segera dibawa ke RS Kambang untuk mendapatkan pertolongan medis," tambahnya.

Namun, kondisi korban kemudian memburuk. Berdasarkan keterangan dokter jaga, AYD dinyatakan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.

Bermula saat dua kubu cari lawan duel

Kasat Reskrim Polresta Jambi, AKP Husni Abda, menjelaskan perkelahian tersebut bermula ketika teman dari masing-masing pihak mencari lawan untuk melakukan duel satu lawan satu.

Baca Juga: Beredar video pesawat Sukhoi tergelincir di Lanud Sultan Hasanuddin Sulsel, gimana awal mulanya?

Menurut Husni, salah satu teman pelaku mengirim pesan kepada teman korban untuk mencari lawan duel. Kedua pihak kemudian sepakat bertemu di lokasi kejadian.

"Ada salah satu teman dari pelaku dan mengirim pesan kepada teman korban untuk mencari lawan," ungkap Husni dalam keterangan resminya, Sabtu, 22 Agustus 2026.

"Kemudian kedua pihak ini sepakat bertemu di TKP," sambungnya.

Setelah bertemu di kawasan Jalan Imam Bonjol, korban dan pelaku kemudian terlibat perkelahian satu lawan satu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X